Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Travel

1.175 Warga Busel Kibarkan Bendera Merah Putih 77 Meter di Bukit Langira

0
0
Bendera sepanjang 77 meter dan lebar 3 meter dibentangkan di puncak Bukit Langira, Desa Hendea, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (17/8/2022).

Buton Selatan – Bukit Langira di Desa Hendea, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi lokasi pengibaran bendera merah putih saat perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia (RI). Sebanyak 1.175 orang membentangkan bendera sepanjang 77 meter dan lebar 3 meter di puncak Bukit Langira, Rabu (17/8/2022).

Koordinator pengibaran bendera di Bukit Langira, Muhammad Ibrahim, mengatakan gerimis sempat turun saat prosesi upacara berlangsung. Namun hal itu tidak menyurutkan antusias para pelajar serta sejumlah komunitas dari Busel, Buton, dan Kota Baubau untuk melangsungkan upacara pembentangan bendera di Bukit Langira.

“Sesuai data registrasi 1.175 peserta. Sempat memang hujan gerimis, tapi tidak menyurutkan semangat teman-teman,” kata Ibrahim kepada Kendariinfo.

Area kemah para peserta pengibaran bendera merah putih di Bukti Langira, Desa Hendea, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (16/8/2022).

Ibrahim menjelaskan, para peserta memulai pendakian di Bukit Langira sejak Selasa (16/8) sore hingga malam. Sekitar pukul 20.00 WITA, rangkaian kegiatan dimulai. Dia menyebut, acara pertama dibuka dengan penampilan tari Mangaru oleh anak-anak sekolah dasar (SD) dari Desa Handea.

“Kegiatannya dimulai 20.00 WITA. Kegiatan pertama itu menampilkan tari Mangaru oleh adik-adik sekolah dasar dari Desa Hendea,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan pertunjukan silat para pelajar sekolah menengah pertama (SMP) yang juga dari Desa Hendea. Setelah itu, peserta kembali dihibur dengan penampilan tari Linda oleh pelajar sekolah menengah atas (SMA) dari desa yang sama. Namun selain pertunjukan budaya tradisional Buton, acara juga diselingi dengan pembacaan puisi, teater, sampai akustik.

“Selain acara tari tradisional juga diselingi dengan akustik. Pukul 23.00 WITA, acara ditutup dan istirahat untuk persiapan paginya. Kami memang sudah menetapkan area kemah dan memasang tenda untuk tempat istirahat,” jelasnya.

Saat prosesi upacara, pemuda desa setempat bertugas sebagai pengibar bendera. Ibrahim mengaku, ada banyak bendera yang dibawa ke puncak Bukit Langira. Bendera sepanjang 77 meter dan lebar 3 meter dipegang para pemuda desa setempat. Selain itu, bendera merah putih berukuran kecil juga akan dipegang oleh masing-masing peserta.

Sementara bendera utama dikibarkan saat upacara peringatan HUT ke-77 RI. Menurut Ibrahim, perayaan HUT ke-77 RI di puncak Bukit Langira bertujuan untuk mengajak para pemuda setempat dan masyarakat luas dalam berkegiatan positif hingga mengasah keterampilan. Panjang bendera 77 meter yang dikibarkan pun sebagai aktualisasi Indonesia merdeka.

“Prosesi upacara sekaligus pembentangan bendera dimulai 06.30 sampai 08.30 WITA dan semua berjalan lancar,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: