Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

1.200 Personel Gabungan Disiagakan untuk Pengamanan Ramadan dan Idulfitri di Wilayah Sultra

0
0
Kapolda Sultra, Didik Agung Widjanarko saat diwawancarai awak media usai memimpin Apel Siga Ramadan di Pelataran Eks MTQ Kendari. Foto: Kendariinfo. (20/2/2026).

Kendari – Sebanyak 1.200 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kapolda Sultra, Didik Agung Widjanarko, menuturkan ribuan personel pengamanan itu terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Jasa Raharja, unsur pengamanan swakarsa, Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri, organisasi kemasyarakatan, komunitas ojek online, hingga para pelajar sekolah menengah atas (SMA).

“Kamtibmas ini bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama. Bagaimana kita menjaga situasi tetap kondusif, khususnya pada bulan suci Ramadan ini, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa dengan baik,” ujar Didik dalam arahannya saat memimpin Apel Siaga Ramadan di Pelataran Eks MTQ Kendari, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, potensi kerawanan biasanya meningkat seiring bertambahnya aktivitas masyarakat, terutama pada sore hari saat aktivitas jual beli takjil mulai ramai dan penggunaan bahu jalan oleh pedagang maupun pembeli meningkat.

“Setiap sore mulai banyak masyarakat berjualan di berbagai tempat. Itu tetap memiliki potensi kerawanan. Setelah berbuka, masyarakat juga mencari tempat untuk bersantai, dan itu bisa menimbulkan potensi gangguan seperti perkelahian,” katanya.

Didik juga menyinggung kejadian pada tahun-tahun sebelumnya, seperti perkelahian antarkelompok hingga balap liar yang kerap terjadi selama Ramadan.

“Perkelahian antarkelompok dan balap liar pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Semua itu sudah kami antisipasi,” ucapnya.

Untuk memastikan situasi tetap aman, personel gabungan akan melaksanakan patroli bersama di titik-titik dan jam-jam rawan hingga seluruh rangkaian Idulfitri selesai. Pengamanan juga difokuskan pada arus mudik dan arus balik menjelang hari raya.

“Kami akan melaksanakan patroli bersama untuk mengantisipasi titik-titik rawan dan jam-jam rawan, sampai seluruh rangkaian Idulfitri selesai. Menjelang hari raya juga memiliki kerawanan tersendiri, terutama terkait arus mudik dan arus balik,” jelasnya.

Selain patroli rutin, Didik menegaskan pihaknya juga akan menggelar Operasi Ketupat sebagai bagian dari pengamanan hari raya Idulfitri.

“Nantinya ada Operasi Ketupat yang kami laksanakan secara berkelanjutan, mulai sekarang hingga lima hari setelah hari raya. Pengamanan tetap kami lakukan selama periode tersebut,” pungkasnya.

Editor Kata
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: