1.500 Mahasiswa Baru Unsultra Ikuti PKKMB 2025
Kendari – Sebanyak 1.500 mahasiswa baru Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025. Jumlah ini menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah penerimaan mahasiswa Unsultra.
PKKMB berlangsung selama dua hari, 15 dan 16 September 2025, yang dibuka langsung oleh Rektor Unsultra Prof. Andi Bahrun di halaman rektorat kampus, Senin (15/9/2025).
Prof. Andi Bahrun mengatakan kegiatan ini digelar mengikuti aturan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek). Ia menegaskan PKKMB wajib dilaksanakan tanpa perpeloncoan atau kekerasan dalam bentuk apa pun.
“PKKMB harus bersih, tidak boleh ada perpeloncoan, tidak boleh ada kekerasan, baik fisik, psikis, maupun verbal,” ujarnya.
Komitmen itu, lanjut dia, dituangkan dalam pakta integritas yang ditandatangani pimpinan universitas, dekan, ketua jurusan, hingga perwakilan organisasi mahasiswa.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta PKKMB akan mendapatkan pengenalan kampus melalui materi yang disampaikan oleh dosen, pejabat pemerintah daerah, empat narasumber nasional, serta satu narasumber dari Cina. Semua materi disajikan secara virtual agar dapat diakses oleh seluruh mahasiswa.
Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal pembentukan karakter mahasiswa Unsultra agar mampu berpikir kritis, berinovasi, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
“Unsultra tidak hanya mencetak lulusan berijazah, tetapi juga generasi yang berintegritas, visioner, dan siap menjadi wirausahawan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, seluruh mahasiswa diwajibkan mengikuti PKKMB karena sertifikat kegiatan akan menjadi salah satu syarat mengikuti ujian akhir.
