1 Orang Luka Bakar Akibat Smelter PT OSS Morosi yang Meledak pada April Lalu Meninggal Dunia

Kendari – Satu orang dalam insiden sebuah alat berat jenis loader di PT Obsidian Stainless Steel (OSS) terbakar usai tersembur lumpur dari smelter yang meledak, Rabu (26/4/2023) siang, meninggal dunia.
“Iya (meninggal dunia) kemarin sekira pukul 08.30 Wita,” kata Kapolsek Bondoala AKP Agus Darmayanto saat dikonfirmasi Kendariinfo, Selasa (9/5).
Korban bernama Syahrudin menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit (RS) Bahteramas Kendari, Senin (8/5).
“Di Rumah Sakit Bahteramas Kendari (korban meninggal),” ujar dia.
Dari keterangan seorang saksi berinisial P (25) yang melihat kejadian itu, ia mendengar ledakan di area pembuangan lumpur smelter 1, sehingga lumpur tersebut keluar hingga mengenai korban dan loader.
“Korban posisinya berada di atas loader, tiba-tiba slack atau lumpur smelter meledak dan menyembur Syahrudin bersama alat berat tersebut,” ungkapnya kepada Kendariinfo, Kamis (27/4) lalu.
Untungnya saat itu korban bisa melompat dari atas loader sebelum alat berat tersebut terbakar hebat akibat terkena lumpur panas. Pekerja yang melihat kejadian itu berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.
“Korban yang mengalami luka bakar dievakuasi dan dibawa ke Klinik PT OSS, selanjutnya dirujuk ke rumah sakit di Kendari untuk melakukan perawatan intensif,” tutupnya.





