1 Unit Rumah di Pakue Kolut Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Dapur

Kolaka Utara – Satu unit rumah di Kelurahan Olo-oloho, Kecamatan Pakue, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) terbakar hebat pada Kamis (4/5/2023) sekira pukul 10.30 Wita. Sebanyak dua unit mobil petugas pemadam kebakaran bergerak melakukan pemadaman.
Lurah Olo-oloho, Amsal mengungkapkan rumah terbakar merupakan milik warga bernama Wahyudi. Ia mengatakan api diduga berasal dari dapur milik Wahyudi tersebut. Sebelum kejadian, istri Wahyudi tengah memasak di dapur menggunakan kompor gas.
Ketika sedang memasak, anaknya terdengar menangis. Istri Wahyudi kemudian meninggalkan masakannya di dapur dan mengamankan anaknya.

“Saat itu anaknya yang masih kecil itu menangis di kamar, lalu istri Wahyudi coba tenangkan dan bawa ke depan rumah,” kata Amsal kepada Kendariinfo, Kamis (4/5/2023).
Amsal menuturkan istri Wahyudi ternyata lupa bahwa tengah memasak di dapurnya. Saat sedang menenangkan sang anak, tiba-tiba api mulai membakar di bagian dapur tersebut. Api cepat membesar hingga menjalar ke bagian-bagian rumah yang terbuat dari papan.
Ia mengatakan rumah korban merupakan bangunan semi permanen dengan berbahan batu bata setinggi satu meter dan papan hingga 2,5 meter dengan atap seng.
“Rumahnya ini semi permanen jadi api cepat membakar. Sementara dugaannya, korban sedang memasak dan anaknya menangis di kamar, lalu korban ambil anaknya dan bawa ke teras. Disitu menurut korban dia kelupaan sedanh memasak,” ungkapnya.

Ia menuturkan korban diketahui tinggal sendiri bersama anaknya tadi yang berumur 1,5 tahun. Sedangkan Wahyudi tengah bekerja di di Kecamatan Batu Putih.
Kerugian dalam insiden tersebut ditaksir mencapai Rp150 juta yang menghanguskan 2 unit tv, 2 unit kulkas, kasur hingga seluruh perabotan rumah tangga. Amsal juga menuturkan harta perhiasan emas milik korban yang diperjual belikan ikut terbakar.
“Pokoknya ludes terbakar, tidak ada yang berhasil diselamatkan hanya pakaian di badan saja,” bebernya.
Saat kebakaran warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu dua unit mobil damkar. Api berhasil dijinakkan sekira pukul 12.00 Wita. Amsal menambahkan keluarga Wahyudi saat ini tengah mengungsi di rumah keluarganya untuk sementara waktu.





