Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

18 Tahun Mengabdi Tak Diangkat PPPK, Honorer di Konut Segel Kantor Camat

18 Tahun Mengabdi Tak Diangkat PPPK, Honorer di Konut Segel Kantor Camat
Hasnawati saat menyegel Kantor Camat Sawa, Kabupaten Konawe Utara menggunakan papan. Foto: Istimewa. (30/12/2025).

Konawe Utara – Seorang tenaga honorer di Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Hasnawati melakukan aksi penyegelan Kantor Camat Sawa, Selasa (30/12/2025). Aksi tersebut dipicu kekecewaannya karena janji pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tak kunjung terealisasi.

Penyegelan itu bukan kali pertama dilakukan Hasnawati. Sebelumnya, pada September 2025 aksi serupa dilakukannya, dan sempat dimediasi oleh pemerintah kecamatan bersama pihak kepolisian.

Dalam video yang beredar, tampak Hasnawati menyegel pintu Kantor Camat Sawa menggunakan papan dan kaso kayu. Aksi tersebut dilakukan seorang diri di halaman kantor camat.

Hasnawati mengaku telah mengabdi selama 18 tahun sebagai honorer sejak 2007. Namun hingga kini, ia belum juga diangkat sebagai PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu.

“Saya sudah kembali ini kantor, itu hari waktu saya segel mereka hubungi, cepat kirim nomor tesnya ibu, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujar Hasnawati dalam video beredar.

Ia juga menuding proses kelulusan PPPK paruh waktu di Konut sarat kejanggalan. Menurutnya, sejumlah honorer yang diluluskan justru tidak pernah aktif berkantor dan diduga menggunakan surat keputusan (SK) siluman.

“Orang yang dikasi masuk di paruh waktu orang yang tidak pernah berkantor, SK-nya SK siluman,” ungkapnya.

Hasnawati menyoroti adanya dugaan oknum di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konut yang disebutnya tega membuat SK palsu demi meluluskan honorer tertentu. Ia pun meluapkan kekesalannya atas kondisi tersebut.

Baca Juga:  Heboh Pria Berusia 14 Tahun Lolos Seleksi Administrasi PPPK, BKPSDM Konawe Bantah

“Kenapa kasihan kalian buatkan SK siluman, mereka lulus terima gaji uang haram, dia kasih makan istri, suami, dan anaknya pakai uang haram,” kesalnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten