2 Agenda Penting Polresta Kendari di Tahun 2023 Mendatang

Kendari – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari bakal menjalankan dua agenda penting di tahun 2023 mendatang. Kedua agenda tersebut adalah persiapan anggota menghadapi tahun politik dan penambahan polsek jajaran Polresta Kendari.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman menjelaskan, tahun 2023 adalah tahun politik, masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya yang ada di Kota Kendari, tentunya akan menantikan bahkan melibatkan diri dalam perhelatan pesta demokrasi.
Eka menyebut, puncak tahun politik itu ada di tahun 2024. Namun, sejumlah persiapan penyelenggara dalam pemilihan calon legislatif (pilcaleg) maupun pemilihan kepada daerah (pilkada) mulai dilakukan di tahun 2023 atau tahun depan.
Demi keamanan dan kelancaran menjelang pemilihan nantinya, lanjut Eka, aparat kepolisian dalam hal ini Polresta Kendari memiliki peran besar. Untuk itu, sejumlah persiapan dan pembekalan anggota akan segera dilakukan guna menyukseskan pesta demokrasi yang digelar setiap 5 tahun sekali itu.
“Fokus kami ke depan salah satunya adalah mengawal penyelenggara dan mengamankan aktivitas warga di tahun politik atau tahun 2023. Tentunya, anggota kepolisian akan mengambil peran penting demi terciptanya kesuksesan pilcaleg maupun pilkada,” tegasnya.
Kendati demikian, mantan Kapolres Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu menegaskan, suksesnya pemilihan yang aman dan damai nantinya, tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi semua elemen diharapkan saling bersinergis.
Agenda berikutnya yang ingin dicapai adalah mendirikan sejumlah polsek di wilayah hukum Polresta Kendari. Polisi dengan segudang prestasi ini menyebut, ada 4 tambahan polsek yang ingin dicapai di tahun 2023 yakni Polsek Wuawua, Nambo, Puuwatu, dan Kadia.
“Kita inginkan di masing-masing kecamatan itu memiliki polsek agar pelayanan dan situasi kamtibmas di Kota Kendari bisa ditingkatkan lagi,” tambahnya.
Sejauh ini, Kapolresta Kendari ini mengaku, pihaknya memiliki salah satu kendala yakni tidak adanya lahan untuk mendirikan polsek. Olehnya itu, dalam waktu dekat ia akan berkoordinasi dengan Wali Kota Kendari. Apabila, ada lahan kosong yang bisa dihibahkan maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Sultra agar bisa diusulkan gedung baru untuk pembangunan polsek.
“Kita koordinasi dulu sama Wali Kota Kendari. Kalau ada lahan yang bisa dihibahkan oleh pemkot Kendari ke Polresta Kendari, maka kami akan laporkan ke Polda Sultra untuk diusulkan ke pusat, semoga ini bisa terealisasi,” pungkasnya.
Kendati demikian, selain menuntaskan dua agenda penting tersebut, jajaran Polresta Kendari tidak akan mengabaikan tugas-tugas lainnya kepada masyarakat. Penindakan kejahatan demi meminimalisir angka kriminalitas di Kota Lulo ini akan tetap rutin dilakukan, termasuk operasi di waktu-waktu tertentu dan pengamanan di tempat-tempat yang dinilai rawan.





