2 Begal di Kendari Jual Kalung Milik Wanita Prancis, Uangnya Dipakai Judi Online
Kendari – Dua pelaku pembegalan terhadap wanita Prancis berinisial E (25) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya mengakui perbuatannya. Kedua pelaku yakni, SH (45) dan YM (22), menjual kalung emas hasil rampasan di salah satu pedagang di Mall Mandonga seharga Rp3,8 juta. Uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari hingga judi online (judol).
Saat diinterogasi polisi, kedua pelaku mengaku menjual kalung emas wanita Prancis itu di salah satu pedagang emas di Mall Mandonga, Kendari sebesar Rp3 juta 800 ribu.
Dari penjualan, YM mendapat Rp700 ribu dan uangnya dipakai untuk membeli kebutuhan hari-hari termasuk menebus handphone milik orang tuanya yang digadai.
Sementara SH, ia mendapat keuntungan sebesar Rp3 juta 100 ribu. Uang itu dipakai untuk kebutuhan hari-hari, setor ke istri Rp1 juta, dan sisanya dipakai main judol.
“Uangnya dipakai memenuhi keperluan dan dipakai juga main judi online,” kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, Sabtu (4/10).
Welliwanto Malau, menjelaskan YM lebih dulu ditangkap di Pasar Sentral Kota Lama, Kelurahan Dapudapura, Kecamatan Kendari Barat, Jumat (26/9/2025) sekitar pukul 14.30 Wita. Sementara SH ditangkap di Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu, Kamis (2/10) pukul 04.10 Wita.
“Kedua pelaku sudah mengakui semua perbuatannya. YM kooperatif, sementara SH melakukan perlawanan dan mencoba kabur sehingga diberikan tindakan tegas terukur,” lanjutnya.
Polisi kini masih menelusuri keberadaan kalung emas korban, sementara kedua pelaku ditahan di Polresta Kendari bersama sejumlah barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya, E dibegal oleh dua pria di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wuawua, Kendari, Minggu (21/9), pukul 16.39 Wita. Saat itu, E dibegal saat perjalanan pulang membawa pakaiannya dari tempat laundry. Akibat pembegalan itu, kalungnya hilang dan lehernya luka. E pun melaporkan peristiwa itu ke polisi.
Melawan saat Ditangkap, Pelaku Utama Pembegal Wanita Prancis di Kendari Dihadiahi Timas Panas
