Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

2 Pelaku Begal dengan Sajam Kembali Beraksi di Jalan Made Sabara Kendari

2 Pelaku Begal dengan Sajam Kembali Beraksi di Jalan Made Sabara Kendari
Ilustrasi begal. Desain: Hikuza/Kendariinfo.

Kendari – Aksi pencurian dengan kekerasan (begal) kembali terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kali ini, dua pelaku dengan membawa senjata tajam (sajam) beraksi di Jalan Made Sabara, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Sabtu (6/2/2021) dini hari sekitar pukul 02.30 WITA.

Seorang pria bernama Shiddiq (19) menjadi korban dalam aksi pembegalan itu. Shiddiq mengatakan, awalnya dia singgah melihat peristiwa kecelakaan. Ternyata korban dalam musibah itu adalah temannya sendiri.

Dia bersama beberapa saksi di lokasi kemudian menolong rekannya yang sedang tersungkur di jalan.

Namun tidak berselang lama, datang dua orang tidak dikenal dengan membawa sajam jenis sabit. Saat itu salah satu pelaku mengayunkan sabit ke arah Shiddiq, beruntung dia menghindar dan lari meninggalkan motornya di tempat kejadian.

“Tiba-tiba ada yang datang, dua orang pake motor matic, dua orang itu, dia ayunkan sabit. Tapi syukurnya tidak kena,” ujar Shiddiq kepada Jurnalis Kendariinfo.

Dia mengungkapkan, saksi di lokasi juga ikut berlarian menyelamatkan diri dari serangan begal tersebut.

“Setelah itu semua orang-orang berhamburan lari. Saya loncat dari motor, lari juga. Sudah tidak sempat bawa motor,” lanjutnya.

Setelah merasa situasi aman, Shiddiq kembali ke lokasi dengan niat untuk mengambil motor. Sayang, motornya diduga telah dibawa oleh pelaku begal.

“Tidak lama setelah itu, saya kembali. Ternyata dia (pelaku) sudah bawa lari motorku,” tuturnya.

Baca Juga:  Kebakaran di SPBU Andowia Konut, 1 Polisi Alami Luka Bakar

Shiddiq menjelaskan ciri-ciri motornya. Dia menyebut motornya merek Honda CRF, dengan nomor polisi DT 3039 OF perpaduan warna merah dan putih.

“Motorku saya sudah branding dengan stiker, tapi mungkin sudah dicabut. Jadi warna dasarnya itu merah putih,” pungkasnya.

Saat ini, Shiddiq telah melaporkan kasus itu ke Kantor Kepolisian Resor (Polres) Kendari.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten