2 Pria di Kendari Diteror Sekelompok Pembawa Busur dan Parang saat Melintas di Jalan Saosao
Kendari – Dua pria di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diteror sekelompok pembawa busur dan parang saat melintas di Jalan Saosao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia pada Senin (26/12/2022).
Aksi teror dan pengancaman ini bermula saat korban bernama Anca (27) bersama rekannya Padol (20) yang baru saja menyelesaikan pekerjaan di kawasan Tugu Religi MTQ Kendari.
Sekitar pukul 02.30 Wita ketika keduanya dalam perjalanan pulang, mereka melihat keramaian orang di Jalan Saosao. Anca mengira keramaian itu adalah kecelakaan lalu lintas, keduanya pun tetap melanjutkan perjalanan.
Saat mendekati keramaian, ternyata komplotan pria di lokasi tersebut sedang meneror warga yang melintas. Anca dan Padol pun ikut diteror, bahkan salah seorang pria tak dikenal mengancam menarik busur dan menodongkan parang kepada keduanya.
Beruntung, Anca dan Padol langsung melarikan diri dan membelokan motor yang digunakan menuju salah satu lorong yang ada di lokasi itu.
“Kita mau pulang di Jalan Saosao, kita lihat memang ada orang ramai-ramai di jalan, ternyata mereka lagi teror warga yang melintas. Itu orang dia sudah tarikan saya busur, teman-temannya bawa parang, mereka pakai motor bonceng 2 tapi ada juga yang bonceng 3,” kata Anca saat ditemui Kendariinfo.
Atas kejadian yang meresahkan itu, Anca berharap agar aparat kepolisian bisa merutinkan patroli dan pengamanan guna terjaganya situasi kamtibmas di Kota Kendari.
Sementara itu, Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman mengatakan, anggotanya terus melancarkan patroli di lokasi-lokasi yang rawan kejahatan jalanan. Kendati demikian, ia berharap agar seluruh masyarakat ikut mengambil peran dalam menciptakan keamanan di Kota Kendari.
“Bila perlu, jika sudah tidak ada kepentingan di malam hari, warga jangan lagi berkeliaran di luar rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
