2 Siswa Madrasah di Kolaka Wakili Sultra ke MYRES Nasional

Kolaka – Dua siswa dari Kabupaten Kolaka berhasil mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ke tingkat nasional dalam kompetisi Madrasah Young Researchers Super Camp (MYRES) 2021.
Kedua siswa itu merupakan murid MAN 1 Kolaka. Mereka adalah Herlina Rahmadianti dan Nur Afni. Keduanya lulus ke tahap pemaparan hasil penelitian mewakili Sultra pada 5 – 7 November mendatang, setelah melalui beberapa tahap sejak pendaftaran pada bulan Juni lalu, hingga pengumpulan laporan hasil penelitian pada 31 Oktober.
Adapun fokus penelitiannya, yakni bidang kajian ilmu sosial dan humaniora dengan judul “Dinamika Ketimpangan Sosial Ekonomi Antara Pedagang Lokal dan Pendatang di Pasar Tradisional Lamekongga Kabupaten Kolaka”.
MYRES merupakan lomba karya tulis ilmiah berbasis riset yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) untuk menumbuhkan budaya meneliti di kalangan siswa madrasah. Kompetisi ini bertujuan mengembangkan potensi intelektual siswa madrasah, sekaligus mendorong pencapaian hasil penelitian mereka yang orisinal, berkualitas, dan kompetitif.
“Kepada anak-anakku, tanamkan dalam diri kalian rasa optimis dan percaya diri dalam memaparkan hasil penelitian kalian, jangan lupa berdoa kepada Allah agar dimudahkan menyajikan hasil karyanya. Terima kasih yang sebesar-besarnya telah mengharumkan MAN 1 Kolaka dan Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara di tingkat nasional,” kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kolaka, H. Baharuddin saat melepas peserta Myres.
“Harapan saya, semoga menjadi yang terbaik dan dapat menjadi motivasi bagi siswa madrasah yang lain untuk terus berkarya dan berprestasi,” sambungnya.
Sementara itu, dua siswi peserta MYRES 2021 ini, menyatakan diri untuk siap dan optimis melaju ke tahap selanjutnya, serta telah mempersiapkan memberikan yang terbaik.
“Alhamdulillah, kami bersyukur sudah berada di tahap final dan kami optimis bisa memberikan hasil terbaik. Tentunya kami persembahkan untuk nama baik daerah, MAN 1 Kolaka, serta membanggakan kedua orang tua,” ucap Herlina Rahmadianti dan Nur Afni.





