Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Event

Masak Nasi Bakar dan Ikan Cakalang, La Ode Lolos Audisi MasterChef Indonesia

Masak Nasi Bakar dan Ikan Cakalang, La Ode Lolos Audisi MasterChef Indonesia
Peserta MasterChef Indonesia Season 8, La Ode Saiful Rahman. Foto: Instagram @Wonderfoel.

Muna – La Ode Saiful Rahman atau La Ode, seorang petandang dari Bumi Sowite, Pulau Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil lolos dalam audisi tahap pertama MasterChef Indonesia kedelapan yang disiarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional, Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI).

Visit the Princess

Saat mengikuti tahap awal audisi memasak yang dilangsungkan pada Minggu (30/5/2021)  itu, pria berusia 25 tahun ini menyajikan makanan khas tanah asalnya yakni nasi bakar dan ikan cakalang yang didampingi dengan acar nanas.

Saat ditanya oleh salah satu juri, Arnold Poernomo, terkait alasan kenapa mengikuti MasterChef Indonesia, La Ode mengatakan bahwa dirinya berniat untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan hidangan khas daerah asalnya. Serta ia ingin membanggakan orang tua.

Masakan La Ode, nasi bakar, ikan cakalang dan acar nanas.
Masakan La Ode, nasi bakar, ikan cakalang dan acar nanas. Foto: MasterChef Indonesia.

“Saya mau angkat kuliner sana (Muna) juga, dan saya mau bikin bangga Mama saya yang di rumah. Pas saya telepon Mama, katanya ‘acara apa itu?’ profesi koki masih belum diketahui orang tua,” kata La Ode.

Dia juga menceritakan awal dirinya berangkat ke rantauan untuk mencari kerja dan sempat membuat para juri terkesan. Dengan bermodalkan niat mendapatkan kredibilitas masa depan, pria berkulit sawo matang itu bertandang ke Kota Gudeg dan bekerja di sebuah restoran.

La Ode saat mengikuti audisi.
La Ode saat mengikuti audisi. Foto: MasterChef Indonesia.

Saat bekerja di rumah makan tersebut dirinya melihat seorang koki yang sedang memasak dan mulai bermaksud menekuni dunia kuliner.

WallDecor"

“Pertama kali ke Yogyakarta hanya modal badan saja, siap untuk kerja. Pertama kali saya lihat koki memasak, inspirasi saya muncul di situ. Sampai-sampai saya cari informasi ternyata ada pelajaran di situ. Akhirnya saya cari kursus, saya bayar juga sambil bekerja dan mulai belajar memasak,” kenangnya.

Dengan kisahnya sampai bertolak meninggalkan tanah asalnya, La Ode berharap dirinya bisa menginspirasi generasi muda di Pulau Muna untuk tidak takut bermimpi.

“Saya berharap bisa jadi inspirasi bagi anak-anak di sana, kalau mau bermimpi jangan tanggung-tanggung. Sekarang saya berjuang di MasterChef. Karena memang pertama kali saya lihat orang memasak di situ saya langsung berpikir, sudah saatnya saya bekerja untuk masa depan, bukan untuk bayar kos bulan depan,” pungkasnya.

Laporan: Fera

Visit the GAP
Baca Juga:  Tensi Tiba-Tiba Naik Jadi Tren Nakes Batal Divaksin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten