Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Education

207 Calon Guru Berebut Kursi PPG 2026, Tes Substantif Dihelat di UM Kendari

0
0
Pelaksanaan tes substansi PPG calon guru 2026 di Laboratorium Computer Based Test (CBT) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UM Kendari menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Foto: Dok. Humas UM Kendari. (3/8/2026).

Kendari – Sebanyak 207 calon guru mengikuti Tes Substantif Seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru 2026 di Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, Senin (3/8/2026). Seleksi tersebut berlangsung hingga 7 Agustus 2026, untuk mengukur kemampuan para calon guru sebelum melanjutkan tahapan pendidikan profesinya.

Peserta mengikuti ujian menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di Laboratorium Computer Based Test (CBT) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UM Kendari. Pelaksanaan seleksi dibagi ke dalam beberapa sesi untuk menyesuaikan kapasitas ruangan dan perangkat komputer yang tersedia.

Tes substantif menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi calon guru. Ujian tersebut mengukur penguasaan peserta terhadap bidang studi, kemampuan berpikir kritis, literasi, numerasi, serta kesiapan akademik untuk menjalani pendidikan sebagai calon pendidik profesional.

UM Kendari menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang pelaksanaan ujian. Fasilitas tersebut mencakup perangkat komputer, jaringan internet, ruang ujian, ruang tunggu, sistem pengawasan, dan tim teknologi informasi.

Sejumlah kendala teknis sempat muncul selama pelaksanaan tes. Namun, tim teknis UM Kendari dapat segera menangani kendala tersebut sehingga proses ujian tetap berjalan tanpa gangguan berarti.

Koordinator Pelaksanaan Tes Substantif PPG sekaligus Ketua Program Studi PPG UM Kendari, Yulianah Sain, mengatakan seluruh tahapan pelaksanaan, mulai dari registrasi hingga ujian, berlangsung tertib.

“Pelaksanaan Tes Substantif Seleksi PPG Calon Guru Tahun 2026 di Lab CBT FKIK UM Kendari merupakan bentuk kepercayaan kepada UM Kendari dalam mendukung proses seleksi calon guru yang profesional, objektif, transparan, dan berbasis teknologi,” ujar Yulianah.

Ia meminta peserta mengerjakan tes dengan tenang dan percaya diri serta tetap menjaga integritas selama mengikuti seleksi. Menurutnya, proses tersebut diharapkan dapat menjaring calon guru yang memiliki kompetensi dan siap berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UM Kendari, Moh. Dikman Maheng mengatakan kampusnya berkomitmen mendukung program pemerintah, termasuk dalam bidang pendidikan.

“UM Kendari berkomitmen mendukung setiap program strategis pemerintah di bidang pendidikan. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat tata kelola, serta berkontribusi dalam menyiapkan guru-guru profesional yang akan menjadi garda terdepan peningkatan mutu pendidikan Indonesia,” kata Dikman.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian seleksi dengan menjunjung tinggi kejujuran dan integritas serta memperoleh hasil sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: