25 Tahun Rusak, Warga Pure Swadaya Perbaiki Jalan Penghubung Muna – Butur

Muna – Warga Desa Pure, Kecamatan Wakorumba Selatan, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), terpaksa memperbaiki jalan secara swadaya setelah puluhan tahun dibiarkan rusak dan tidak pernah diperbaiki pemerintah. Jalan rusak tersebut merupakan akses penghubung antara Kabupaten Muna dan Kabupaten Buton Utara (Butur).
Dalam sebuah video yang diterima Kendariinfo, tampak warga menambal ruas jalan dengan campuran semen dan pasir. Aspal yang tersisa hanya sedikit, sedangkan sebagian besar ruas jalan telah berubah menjadi pengerasan dengan dipenuhi bebatuan kecil hingga besar.
Warga Pure, Hidayat, menjelaskan jalan tersebut dibuka pada 1995 silam. Namun, sejak tahun 2000 kondisinya mulai rusak dan hingga kini tak kunjung mendapat perhatian pemerintah, meski sudah sering diusulkan.
“Jalan dibuka tahun 1995 dan mulai rusak tahun 2000. Kami sudah usulkan dari 25 tahun lalu, sampai sekarang hanya disuruh sabar,” kata Hidayat kepada Kendariinfo, Jumat (12/9/2025).
Ia mengungkapkan jalan itu merupakan akses vital warga Desa Pure, karena menjadi jalur utama menuju kebun. Sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai petani yang menanam padi, jagung, hingga sayur-sayuran. Kondisi jalan kini dinilai sudah mengkhawatirkan untuk dilalui sepeda motor.
“Kalau jalan rusak dibiarkan begitu saja, kami susah keluar masuk kebun. Dengan keterbatasan, kami terpaksa mengeluarkan dana pribadi untuk menambal titik-titik jalan yang rawan kecelakaan, terutama di jalur tanjakan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muna, Mustajab, saat dikonfirmasi Kendariinfo terkait jalan rusak di Desa Pure, ia mengatakan sedang berada di luar kota untuk mengikuti rapat di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
“Saya masih ada rapat di Bappenas Jakarta,” singkat Mustajab.





