250 Personel Kepolisian Kawal Demo Penolakan Kenaikan BBM di Kendari

Kendari – Sekelompok mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa (unras) penolakan wacana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Massa yang mengatasnamakan diri sebagai Front Masyarakat Sultra Bergerak ini melakukan aksi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Kamis (1/9/2022).
Koordinator Lapangan (Korlap), Agil mengatakan, pihaknya mendesak agar DPRD Sultra menyampaikan aspirasi mereka kepada Presiden RI bahwa, rakyat Sultra menolak tegas wacana kenaikan BBM.
“Kalian adalah wakil kami, sampaikan kepada Presiden bahwa kami menolak wacana kenaikan BBM di Sultra,” ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD Sultra, Frebi Rifai saat menemuai massa aksi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak terkait beberapa hari lalu. Hasilnya, mereka juga menolak wacana tersebut.
“Kami juga menolak karna perlu dilakukan pengkajian dulu. Jadi, kita sama-sama masyarakat Sultra akan memperjuangkan aspirasi kalian sampai ke pusat,” bebernya.
Untuk diketahui, dalam aksi tersebut, aparat kepolisian juga diturunkan untuk berjaga ketat. Kabag Ops Polresta Kendari, Kompol Jupen Simanjutak menyebut, ada 250 personel yang berjaga.
“250 itu gabungan, dari Polda 100 dan dari Polresta Kendari 150 orang,” pungkasnya.
Hingga saat ini, aksi masih terus berlangsung di depan DPRD Sultra.





