3 Anak di Muna Terseret Arus Selokan, 2 Meninggal dan 1 Selamat
Muna – Tiga anak terseret arus selokan saat mandi hujan di Desa Lianosa, Kecamatan Tongkuno Selatan, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (16/3/2026). Peristiwa itu mengakibatkan dua bersaudara berinisial F (5) dan Z (3) meninggal dunia, sedangkan L (5) ditemukan selamat.
Kasi Humas Polres Muna, Iptu Muhammad Jufri, mengatakan F dan Z ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kali samping Sekolah Dasar (SD) 2 Tongkuno setelah terseret arus selokan. Sementara L ditemukan di lokasi yang sama dengan keadaan selamat.
“Anak L ditemukan lebih dahulu dalam keadaan selamat dengan beberapa luka lecet pada bagian tangan, kaki, serta kepala. Sementara F dan Z ditemukan sudah meninggal,” kata Jufri kepada Kendariinfo, Selasa (17/3).
Sebelum kejadian, L beserta satu anak lainya bermain bersama sembari mandi hujan di teras kediaman F dan Z. Saat itu, ayah F, La Lili sempat melarang keempat anak untuk tidak bermain hujan di luar rumah.
“Sekitar pukul 11.00 Wita, ketika hujan lebat keempat anak tersebut mandi hujan. Setelah melarang, ayah anak kemudian masuk ke dalam rumah,” ujarnya.
Tidak berselang lama, Kepala Dusun I Desa Lianosa, Basman, mendatangi rumah La lili sambil membawa L dan satu anak lainya. Basman memberitahukan ke Lili bahwa anaknya terseret arus selokan. Mendengar informasi itu, Lili bersama masyarakat langsung melakukan pencarian mengikuti aliran selokan.
“Sekitar pukul 14.10 Wita, warga menemukan F dalam kali. Sementara Z ditemukan jam 14.20 Wita, tidak jauh dari lokasi F. Kalau satu anak lainya, tidak ikut turun ke selokan, sehingga tidak terbawa arus,” jelasnya.
Setelah ditemukan, F dan Z dievakuasi ke Puskesmas Tongkuno. Namun, saat diperiksa tenaga medis, keduanya dinyatakan sudah tidak bernyawa. Jufri menyebut ketiga anak terseret arus selokan sejauh 500 meter. Meski selokan sempit dan dangkal, hujan lebat menyebabkan debit air meningkat, sehingga arus menjadi deras serta menyeret anak-anak.
“Jam 15.30 Wita, jenazah kedua korban dibawa ke rumah duka. Jarak antara selokan depan rumah tempat anak bermain dengan ditemukannya di kali sekitar 500 meter,” ucapnya.
Tim Inafis Polres Muna bersama dokter Puskesmas Tongkuno telah melakukan pemeriksaan serta visum terhadap kedua anak. Namun, peristiwa itu dipastikan merupakan musibah akibat derasnya air hujan saat hujan lebat.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak terutama saat kondisi cuaca buruk guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkasnya.
