3 Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Sultra Secara Teknis Memenuhi Syarat
Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang menyampaikan, tiga lokasi rencana pembangunan sekolah rakyat di Sultra secara teknis memenuhi syarat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra, Martin Effendi Patulak, Senin (14/7/2025).
“Untuk sekolah rakyat, kita sudah mengusulkan tiga lokasi, kemudian sudah ditinjau juga oleh Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis dari Kementerian PUPR, dan secara teknis aspek luas lahan yakni minimal 5 hektare itu terpenuhi,” ujar Martin.
Tiga lokasi pembangunan sekolah rakyat itu berada di Desa Onembute, Kecamatan Palangga (Konawe Selatan). Kemudian, di Kecamatan Wawotobi dan Desa Wawolemo, Kecamatan Pondidaha (Konawe).
Katanya, Pemprov Sultra hanya berperan dalam menyiapkan lahan, sementara pembangunannya akan dilakukan oleh Kementerian PUPR melalui Satker Prasarana Strategis.
“Sejauh ini kami masih menunggu surat keputusan terkait berapa sekolah yang akan diterima untuk dibangun di Sultra,” katanya.
Nantinya, sekolah rakyat akan dimanfaatkan oleh anak-anak prasejahtera di Sultra. Sekolah rakyat merupakan fasilitas gratis dari negara untuk mendukung pemerataan pendidikan hingga ke pelosok negeri.
