3 Rumah Warga di Busel Terbakar, Kerugian Capai Rp220 Juta

Buton Selatan – Sebanyak tiga rumah warga di Desa Lapandewa Makmur, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra) terbakar, Selasa (10/3/2026), sekitar pukul 02.00 Wita.
Insiden kebakaran itu diduga berasal dari dapur kayu rumah seorang petani bernama La Napi (74). Tak berselang lama, api lalu menjalar ke rumah La Udin (46), serta rumah panggung milik La Toni (45) yang tak ditempati penghuninya.
Akibatnya, rumah La Napi dan La Toni ludes terbakar. Sementara rumah La Udin yang merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN), api hanya berhasil melalap bagian kosen, jendela, selembar lisplang aluminium, serta sekitar dua kubik kayu.
Sebelum armada Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Busel dari Pos Damkar Sampolawa tiba di lokasi, warga berbondong-bondong memadamkan api menggunakan alat ala kadarnya.
Tak berselang lama, armada pemadam kebakaran pun tiba di lokasi sekitar pukul 03.20 Wita. Setelah melalui rangkaian proses pemadaman itu, api akhirnya benar-benar padam saat jam telah menunjukkan pukul 03.50 Wita.
Petugas Damkar Sampolawa, La Ode Muhamad Amin A membeberkan, kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting arus pendek listrik.
“Menurut keterangan dari warga sekitar, penyebab terbakarnya adalah arus pendek listrik,” ujarnya kepada Kendariinfo, Selasa (10/3).
Sementara itu, La Napi tidak mengetahui kronologi pasti penyebab kebakaran tersebut disebabkan ia sedang berada di tempat lain saat insiden tersebut terjadi. Ia baru mengetahui rumahnya terbakar setelah mendengar keributan warga dan dikabari oleh mereka.
Meski api berhasil melalap tiga rumah, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, total kerugian yang ditimbulkan mencapai sekitar Rp220 juta, dengan rincian sebanyak Rp150 juta kerugian dari La Napi, Rp50 juta kerugian dari La Toni, serta 20 juta kerugian dari La Udin.





