4 Nomor Dipertandingkan, Ini Juara Seleksi E-sport Kendari untuk Porprov 2026
Kendari – Seleksi atlet e-sport Kota Kendari untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sulawesi Tenggara (Sultra) 2026 telah rampung dengan mempertandingkan empat nomor, yakni eFootball, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Free Fire, dan PUBG Mobile.
Seleksi yang digelar E-Sports Indonesia (ESI) Kota Kendari itu berlangsung pada 4 hingga 6 Oktober 2026 di sejumlah lokasi berbeda.
Ketua ESI Kota Kendari, Takdiri Aldi, mengatakan seleksi tersebut digelar untuk menentukan atlet yang akan mewakili Kota Kendari pada cabang olahraga e-sport di Porprov XV Sultra 2026.
“Seleksi ini untuk menentukan atlet perwakilan Kota Kendari yang akan bertanding di Porprov Sultra XV 2026 pada cabang olahraga e-sport,” kata Takdiri kepada Kendariinfo, Kamis (8/10/2026).
Pada nomor eFootball, sebanyak 32 peserta mengikuti pertandingan yang digelar di Dugame. Nomor MLBB yang berlangsung di Ziolapyur diikuti 20 tim.
Sementara itu, Free Fire di Tujuh Dua Coffee Shop diikuti 25 tim. Adapun PUBG Mobile yang digelar di Degan Coffee diikuti 10 tim.
Hasil pertandingan menempatkan Octaflow sebagai juara MLBB. Pada nomor Free Fire, tim Rebels keluar sebagai pemenang.
Gelar juara PUBG Mobile diraih Octaflow X Vale Esport. Sedangkan nomor eFootball dimenangkan Adnan dan Bintang yang bertanding secara perorangan.
“Selanjutnya mereka akan kembali berlatih untuk nantinya bertanding di tingkat provinsi guna mewakili Kota Kendari,” pungkasnya.
Ketua KONI Kota Kendari, LM Rajab Djinik, mengatakan pembinaan atlet harus berorientasi pada prestasi. Menurutnya, capaian atlet nantinya dapat menjadi dasar dalam pemberian bonus.
“Yang harus kita komitmen dan konsistenkan bahwa kita hanya harus betul-betul fokus untuk menjaga prestasi. Karena prestasi itu bisa membantu daerah dan bangsa Indonesia,” ujar Rajab.
Ia mengatakan pemberian bonus kepada atlet juga perlu diatur agar tidak diberikan secara sembarangan dan tetap mempertimbangkan prestasi yang diraih.
“Dalam masalah teknis bahwa di dalam bonus ini harus diatur, tidak semerta-merta bahwa kalau ada yang lama, dia memberikan bonus seperti yang tidak bisa. Harus diatur,” katanya.
Rajab mencontohkan besarnya bonus yang diberikan kepada atlet berprestasi di tingkat nasional. Ia menilai penghargaan terhadap atlet harus sebanding dengan capaian yang mereka raih.
“Karena dengan kita berprestasi secara otomatis uang itu bonus, mau seperti apa pun pasti akan kita terima,” ujarnya.
Tim E-sport Kendariinfo, Octaflow Amankan Tiket MLBB Wakili Kendari di Porprov Sultra 2026
