Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

5.000 Orang Hadiri Safari Dakwah Oki Setiana Dewi di Kendari

0
0
Ustazah Oki Setiana Dewi saat Safari Dakwah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.

Kendari – Safari dakwah Ustazah Oki Setiana Dewi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Panitia mencatat sekitar 5.000 orang menghadiri kegiatan tersebut di Grand Hall Hotel Fortune Kendari dan Masjid Raya Al-Kautsar pada Minggu (9/8/2026).

Founder Circle Baik, Ustaz Daengmat, mengatakan jumlah tersebut jauh melampaui target awal panitia yang hanya memproyeksikan 2.000 peserta.

“Awalnya kami menargetkan sekitar 2.000 peserta. Alhamdulillah, dari dua titik pelaksanaan, jumlah yang hadir mencapai sekitar 5.000 orang,” kata Daengmat kepada Kendariinfo, Senin (10/8).

Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat Kendari terhadap kegiatan dakwah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi anak muda dan keluarga.

Daengmat mengatakan panitia sengaja menghadirkan safari dakwah sebagai ruang bagi masyarakat untuk bermuhasabah dan memperkuat kembali kedekatan kepada Allah.

“Kami ingin kajian ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat kembali kepada Allah, bermuhasabah, dan membawa pulang semangat untuk menjadi lebih baik,” ujarnya.

Panitia memilih Oki Setiana Dewi sebagai pengisi kajian karena materi dakwahnya dinilai relevan dengan kehidupan masyarakat, khususnya anak muda dan keluarga.

Safari dakwah tersebut berlangsung di dua lokasi dengan konsep yang berbeda. Panitia membuka kegiatan di Grand Hall Hotel Fortune Kendari melalui sistem tiket, sedangkan kajian di Masjid Raya Al-Kautsar terbuka untuk masyarakat umum tanpa tiket.

Selain tausiah, panitia mengajak peserta terlibat dalam aksi sosial melalui donasi untuk santri serta pembangunan Pesantren Maskanul Huffaz, pesantren yang diasuh Oki Setiana Dewi.

Daengmat mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan pengetahuan keagamaan, tetapi juga mendorong peserta menerjemahkan nilai dakwah dalam bentuk kepedulian sosial.

“Jadi dakwah tidak hanya berhenti pada ilmu, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian dan aksi nyata,” imbuhnya.

Safari dakwah tersebut terlaksana melalui kolaborasi Circle Baik Dakwah Organizer, Yuk Ngaji Kendari, relawan, komunitas, majelis taklim, dan sejumlah pihak pendukung.

Panitia juga menyebut gerakan dakwah di Kendari tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Circle Baik bersama pihak terkait menyiapkan Muslimah Fest sebagai agenda lanjutan.

“Insyaallah ada. Setelah Safari dakwah ini, kami akan melanjutkan gerakan kebaikan dengan menghadirkan Muslimah Fest di Kota Kendari. Untuk menghadirkan Ustazah Oki kembali, tentu kami berharap ada kesempatan di kemudian hari,” tuturnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: