Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

5 Saksi Diperiksa dalam Pengeroyokan Guru SMKS Pertambangan Muna di Kabawo

0
0
La Ode Nunu, guru Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Pertambangan Muna menjadi korban pengeroyokan orang tak dikenal (OTK) di Kelurahan Laimpi, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (2/2/2025).

Muna – Lima saksi diperiksa dalam kasus pengeroyokan guru Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Pertambangan Muna, La Ode Nuru (35), Selasa (4/2/2025). Kapolsek Kabawo, Iptu Ashari, menyebut lima saksi yang diperiksa adalah korban sendiri, dua masyarakat, kepala sekolah, dan seorang guru SMKS Pertambangan Muna.

“Benar, lima orang sudah diperiksa. Sudah tahap sidik sekarang,” ujarnya.

Pengeroyokan terhadap La Ode Nuru terjadi di Kelurahan Laimpi, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna, Minggu (2/2). Saat itu, korban bersama beberapa guru lainnya mengendarai sebuah minibus bergerak dari Kabupaten Muna menuju Kabupaten Buton Tengah (Buteng).

Mereka akan mengantar rombongan pelajar SMKS Pertambangan Muna melakukan kunjungan lapangan ke salah satu perusahaan di Buteng. Namun, minibus yang mereka tumpangi diadang sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Kelurahan Laimpi.

Dari beberapa pria tidak dikenal itu, ada yang membawa senjata tajam (sajam) jenis parang. Beberapa pria lainnya memukul korban dan mengenai pelipis hingga jidat kanannya. Untungnya, rekan-rekan guru lain berteriak dan meminta pertolongan warga. Korban pun telah melapor ke Polsek Kabawo.

“Kami harap keluarga korban bersabar. Kami di Polsek Kabawo akan terang benderang mengungkap kasus tersebut,” kata Ashari.

Guru SMKS Pertambangan Muna Dikeroyok OTK di Kabawo saat Perjalanan ke Buteng

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: