Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Buton

56 Lapak Pedagang Pasar Kaloko Dibagikan, Kadis Perdagangan Buton Sebut Masih akan Ditambah

56 Lapak Pedagang Pasar Kaloko Dibagikan, Kadis Perdagangan Buton Sebut Masih akan Ditambah
Pedagang Pasar Kaloko mengikuti pembagian lapak dagang di Pasar Kaloko, Kelurahan Takimpo, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Dinas Kominfo dan Persandian Buton. (4/2/2026).

Buton – Para pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Kaloko, Kelurahan Takimpo, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat lapak baru, Rabu (4/2/2026). Sebanyak 56 lapak dibagikan Dinas Perdagangan Kabupaten Buton dengan sistem pencabutan lot.

Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Kabupaten Buton, Asruddin, menyebutkan 56 lapak itu terdiri atas 20 lapak pedagang sayur, 28 lapak pedagang hasil bumi seperti umbi-umbian, serta 8 lapak untuk pedagang jagung giling, pinang, tembakau, tahu, hingga kerupuk.

“Pengelompokan para pedagang itu berdasarkan data yang dihimpun pihak Dinas Perdagangan Kabupaten Buton. Setelah pencabutan lot, para pedagang sudah diperbolehkan untuk menempati lapak masing-masing,” ujar Asruddin.

Ia menambahkan, jumlah lapak pasar masih akan ditambah guna memenuhi kebutuhan pedagang yang terdampak kebakaran.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, La Ode Syamsudin, mengingatkan para pedagang agar tidak berkecil hati terhadap hasil pembagian melalui pencabutan lot tersebut.

“Oleh karena itu, setelah pencabutan lot jangan ada yang merasa tidak adil. Posisi lapak yang diperoleh baik di depan maupun di belakang tidak akan mempengaruhi rezeki masing-masing pedagang,” ucap Syamsudin.

Insiden kebakaran yang melanda Pasar Kaloko terjadi pada (29/12/2025) malam. Setidaknya, sebanyak 158 kios dan toko dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp8 miliar.

Ratusan Kios di Pasar Kaloko Buton Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp8 Miliar

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten