Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

6 Bulan Menunggu hingga Korban Akhiri Hidup, Terduga Pemerkosa Wanita di Konsel Masih Bebas

6 Bulan Menunggu hingga Korban Akhiri Hidup, Terduga Pemerkosa Wanita di Konsel Masih Bebas
Jenazah wanita korban dugaan kasus pemerkosaan di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Herlis Ode Mainuru/Kendariinfo. (4/3/2024).

Konawe Selatan – Laporan seorang wanita berinisial F (20) terkait dugaan kasus pemerkosaan yang dilayangkan di Polda Sultra pada Kamis, 21 September 2023 lalu, hingga kini belum menemui titik terang.

Korban yang depresi dan selalu ketakutan karena terduga pelaku masih berkeliaran akhirnya memilih untuk mengakhiri hidupnya, Minggu (3/3/2024) sekitar pukul 09.00 Wita.

Kakak F bernama Ardi (25) mengatakan adiknya diduga diperkosa seorang pria berinisial A sebanyak 2 kali, masing-masing pada Agustus dan September 2023.

Pascainsiden itu, Ardi mendampingi adik tercintanya melaporkan inisial A ke Polda Sultra atau tepatnya Kamis (21/9/2023). Namun, hampir 6 bulan melayangkan laporan, Ardi belum mengetahui pasti perkembangan kasus tersebut. Bahkan, terduga pelaku yang sekampung dengan korban masih bebas berkeliaran.

“Padahal sudah visum, tapi belum ada juga perkembangan yang diinformasikan sama kita. Selalu dijanji-janji saja. Sudah mau 6 bulan kami menunggu,” kesalnya, Rabu (5/3).

Menurut Ardi, adiknya depresi dan selalu ketakutan jika ke luar rumah. Bahkan, ia kerap bertanya pada adiknya terkait ketakutannya itu. Korban pun selalu menjawab bahwa ia takut jangan sampai bertemu dengan A, terduga pelaku pemerkosaan.

“Saya sering tanya adikku, dia takut sama inisial A, yang diduga perkosa dia. Makanya selalu kunci diri dalam kamar,” katanya, Rabu (5/3).

Saat F mengunci diri dalam kamar, ia dan ibunya curiga sebab F tidak ada suara. Pintu kamar yang diketuk-ketuk juga tidak direspon oleh F.

Baca Juga:  3 Hari Lagi Bakal Nikah, Pria di Kendari Dipolisikan Calon Istri Terkait Kasus Penganiayaan

Setelah dicek dan dibuka paksa, ternyata F telah gantung diri menggunakan seutas tali. Korban mengakhiri hidupnya pada Minggu (3/3) pagi.

Usai kejadian, Ardi dan keluarganya membawa jenazah F di RS Bhayangkara Kendari, Selasa (4/6). Namun tak lama di sana, jenazah wanita tersebut dibawa pulang ke kampung halaman dan dimakamkan di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Meskipun adiknya telah meninggal dunia, Ardi berharap Polda Sultra benar-benar mengungkap kasus tersebut agar ada keadilan yang diterima oleh almarhuma adiknya.

“Saya hanya ingin keadilan. Semoga Polda Sultra serius menangani kasus ini,” tuturnya.

Terkait laporan yang telah dilayangkan di Polda Sultra sekitar 6 bulan lalu, Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian hanya berkomentar singkat.

“Masih dalam proses penyelidikan. Nanti kami sampaikan lagi setelah gelar perkara nanti,” singkatnya.

Gunakan Perahu, Jenazah Wanita Gangguan Mental Dugaan Korban Pemerkosaan Dibawa ke RS Bhayangkara Kendari

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten