7 Nelayan Kendari yang Kapalnya Mati Mesin di Perairan Konawe Ditemukan Selamat
Kendari – Tujuh nelayan asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang kapalnya mengalami mati mesin akibat dihantam gelombang tinggi di sekitar perairan Konawe ditemukan selamat oleh Tim SAR. Saat ditemukan, KMN Minasa Mekka 01 yang ditumpangi tujuh nelayan itu sedang ditarik KMN Aden Jaya menuju Teluk Kendari, Rabu (27/7/2022) sekitar pukul 22.50 WITA.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Wahyudi, mengatakan tujuh nelayan itu masing-masing bernama Usmar (31), Dodi (18), Radit (19), Idam (26), Sarmin (30), Hendra (30), dan Ahmad (25). Dia menyebut, KMN Minasa Mekka 01 baru tiba di pelabuhan sekitar Teluk Kendari pada Kamis (28/7) dini hari pukul 03.00 WITA.
“Pada pukul 03.20 WITA, KMN Minasa Mekka 01 tiba di perairan Teluk Kendari,” kata Wahyudi melalui keterangan resminya.
Wahyudi menjelaskan, Tim SAR melakukan upaya evakuasi setelah menerima informasi salah satu keluarga korban yang menyampaikan bahwa KMN Minasa Mekka 01 mengalami mati mesin setelah dihantam gelombang tinggi di perairan antara Tanjung Toronipa dan Pulau Menui.
“Keluarga korban melaporkan bahwa kapal yang ditumpangi tujuh nelayan mengalami mati mesin di antara Tanjung Toronipa dan Pulau Menui,” jelasnya.
Dari informasi itu, Tim Rescue KKP Kendari langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan KN SAR Pacitan sekitar pukul 18.30 WITA. Pada pukul 21.00 WITA, KN SAR Pacitan tiba di lokasi awal kapal dilaporkan mengalami mati mesin. Tim SAR lalu melakukan penyisiran dan berhasil berkomunikasi dengan Kapten KMN Minasa Mekka 01, Umar.
“KMN Minasa Mekka 01 berada di posisi sebelah barat daya Saponda Laut, di mana seluruh penumpang dalam keadaan selamat dan sementara ditarik KMN Aden Jaya menuju Teluk Kendari,” bebernya.
Selama perjalanan menuju Teluk Kendari, KN SAR Pacitan terus melakukan pemantauan dan mengawal KMN Minasa Mekka 01 yang ditarik KMN Aden Jaya. Usai memastikan KMN Minasa Mekka berlabuh, KN SAR Pacitan akhirnya kembali ke Dermaga Basarnas Kendari.
“Dengan tibanya tujuh nelayan dalam keadaan selamat dan KMN Minasa Mekka di Teluk Kendari, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” pungkasnya.
Kapal Nelayan Kendari Mati Mesin Usai Dihantam Gelombang di Perairan Konawe
