9.320 Orang di Sultra Menganggur karena Covid-19, Baubau Terbanyak
Sulawesi Tenggara – Pada Agustus 2021 tercatat sebanyak 9.320 orang penduduk di Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi pengangguran akibat Pandemi Covid-19.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, jumlah itu turun jika dibandingkan penduduk yang menganggur karena Covid-19 pada Agustus 2020 lalu, yaitu sebanyak 10.770 orang.
“Turun 13,42 persen (dari tahun lalu),” kata Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti, Jumat (5/11/2021).
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Baubau tercatat menjadi yang tertinggi yaitu sebesar 6,87 persen. Kota Kendari sendiri berada di posisi kedua dengan 5,19 persen.
“TPT terendah tercatat di Kabupaten Konawe Kepulauan, sebesar 1,83 persen,” jelas Agnes.
Jumlah ini didapatkan BPS Sultra berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang rutin dilaksanakan pada bulan Februari dan Agustus.
Komponen lainnya, yaitu penduduk yang bukan angkatan kerja akibat Covid-19 juga menunjukkan penurunan sebesar 31,77 persen sejak Agustus 2020.
“Pada Agustus 2020 sebesar 6,07 ribu orang, turun menjadi 4,14 ribu orang pada Agustus 2021,” imbuhnya.
Sementara itu, penduduk yang tidak bekerja akibat Pandemi Covid-19 tercatat sebanyak 11.580 orang pada Agustus 2021.
Terakhir, pekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 tercatat sebanyak 114.880 orang di Agustus 2021.
Total penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 pada Agustus 2021 sebanyak 139.920 orang atau menurun 36,30 persen dibanding Agustus tahun 2020 lalu.
“Total penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 pada Agustus 2020 itu sebanyak 219.670 orang.
