Sudah 6 Bulan, Penerbangan di Bandar Udara Sugimanuru Mubar Terhenti

Muna Barat – Aktivitas penerbangan di Bandar Udara (Bandara) Sugimanuru, Desa Kusambi, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar) terhenti sejak 6 bulan lalu atau tepatnya 1 Desember 2023.
Kepala Bandara Sugimanuru, M. Khusnudin saat dikonfirmasi Kendariinfo, mengatakan ada dua alasan utama sehingga penerbangan di bandara tersebut terpaksa dihentikan.
“Pertama, harga tiket yang tinggi sehingga daya beli masyarakat kurang,” katanya, Senin (15/7/2024).
Khusnudin menerangkan, tiket yang harus dibayarkan oleh masyarakat untuk sekali penerbangan mencapai Rp1 juta 700 ribu. Tentunya, harga tersebut dinilai mahal sehingga masyarakat yang akan berangkat dari Muna dan Mubar ke Makasar memilih Bandara Haluoleo yang ada di Konawe Selatan (Konsel).
“Kendala berikutnya adalah keterbatasan armada,” tambahnya.
Saat penerbangan masih beroperasi di tahun-tahun sebelumnya, lanjut Khusnudin, armada yang ada di Bandara Sugimanuru sangat terbatas dan hanya mengandalkan pesawat penumpang regional jarak pendek yakni Wings Air ATR 72.
“Tahun lalu kami dilayani maskapai Wings Air ATR 72. Dalam seminggu hanya 3 kali beroperasi,” bebernya.
Agar operasional di bandara itu kembali berjalan lancar, pihak Bandar Udara Sugimanuru bersama Pemda Mubar sedang berupaya melakukan negosiasi dengan Pemda Sulawesi Selatan (Sulsel) termasuk maskapai Wings Air dan Citilink agar ada penyelesaian.





