Sempat Berseteru dengan Pimpinan, Guru di SMAN 2 Kendari Sepakat Damai

Kendari – Perseteruan antara seorang guru bernama Anny Aspina dengan pimpinannya yang tidak lain adalah Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Kendari, Nur Aida berakhir damai dan saling memaafkan.
Sebelumnya, terjadi perseteruan internal antara sang guru dengan Nur Aida terkait dengan masalah dugaan intimidasi yang nyatanya tidak terbukti.
Usai dimediasi, Anny Aspina mengakui semua masalah yang terjadi antara dirinya dan Nur Aida ada sebuah kesalahpahaman dan miskomunikasi sehingga harus diluruskan agar semuanya bisa segera selesai.
Disaksikan guru-guru lain di SMAN 2 Kendari, Anny Aspina menyampaikan bahwa sikapnya belakangan adalah bentuk dari emosi sesat yang membuatnya tidak berpikir secara jenih. Untuk itu dirinya secara terbuka sudah meminta maaf kepada pimpinannya.
“Saya berterima kasih banyak kepada ibu kepala sekolah, yang sudah bisa menerima permohonan maaf saya,” katanya, Jumat (31/1/2025).
Menanggapi hal tersebut, Kepala SMAN 2 Kendari, Nur Aida mengaku legawa dan telah memaafkan gurunya tersebut. Dia berharap melalui kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak termasuk guru dan siswa, agar berhati-hati dalam bersikap apalagi yang berhubungan dengan nama baik dari instansi.
“Semoga efek dari semua ini bisa dijadikan pembelajaran bagi kita semua apalagi kita ini berada di dunia pendidikan. Supaya ke depan, seemosi apapun kita marilah kita bertabayyun. Saling menerima kekurangan dan menempatkan seseorang itu sama tanpa memandang dia itu pimpinan atau bawahan,” ungkapnya.
Usai pertemuan tersebut, Nur Aida berharap semua aktivitas pembelajaran yang melibatkan gurunya itu bisa kembali normal, dengan membuka lembaran baru. Di akhir pertemuan, Nur Aida dan Anny Aspina terlihat saling berpelukan dan bersama-sama berjanji kembali harmonis.





