Tabungan Emas Pegadaian Kendari Tembus Rp7,9 Miliar pada Kuartal I 2025

Kendari – Pegadaian Cabang Kendari mencatatkan peningkatan signifikan dalam realisasi tabungan emas pada kuartal I-2025. Hingga akhir Maret, nilai total tabungan emas mencapai Rp7,9 miliar, naik tajam dibandingkan posisi akhir Desember 2024 yang hanya berada di angka Rp4,7 miliar.
Kepala Pegadaian Cabang Kendari, Hadijad menyebutkan, pertumbuhan tersebut mencerminkan peningkatan sekitar 30 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Menurutnya, lonjakan tersebut tidak lepas dari tren harga emas yang terus menanjak hingga menyentuh angka Rp1,9 juta per gram, serta skema cicilan yang ditawarkan Pegadaian yang membuat investasi emas menjadi lebih terjangkau.
“Fasilitas angsuran membuat masyarakat bisa memiliki emas tanpa harus membayar secara tunai, itu jadi daya tarik utama,” jelas Hadijad, Selasa (15/4/2025).
Tidak hanya tabungan emas, aktivitas gadai juga menunjukkan tren peningkatan, terutama menjelang dan pasca-Lebaran. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, momen menjelang hari raya kali ini justru didominasi oleh aktivitas gadai, bukan penebusan.
“Biasanya nasabah menebus gadai menjelang Lebaran, tapi tahun ini justru banyak yang kembali menggadai emas mereka setelah Lebaran usai,” ungkapnya.
Hadijad menilai, tingginya kebutuhan konsumtif dan kebutuhan modal usaha menjadi penyebab utama masyarakat memilih kembali menggadaikan emas mereka dibanding menebusnya.
Melihat tren itu, Hadijad mendorong masyarakat agar mulai mempertimbangkan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. Selain nilainya yang stabil, emas juga terbukti tahan terhadap inflasi.
“Investasi emas bisa dilakukan mulai dari nominal kecil dan tidak perlu membayar penuh di awal. Kami sediakan layanan angsuran agar masyarakat lebih mudah memiliki emas batangan,” pungkasnya.





