Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Menjelang Keberangkatan, Jemaah Haji Sultra Dibekali Tips Hadapi Cuaca Ekstrem di Tanah Suci

Menjelang Keberangkatan, Jemaah Haji Sultra Dibekali Tips Hadapi Cuaca Ekstrem di Tanah Suci
Jemaah haji asal Sultra. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (15/5/2025).

Kendari – Cuaca ekstrem di tanah suci menjadi perhatian serius menjelang keberangkatan para jemaah haji asal Sulawesi Tenggara (Sultra). Mengantisipasi dampak suhu panas dan potensi gangguan kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra bersama tim medis haji telah menyiapkan sejumlah langkah perlindungan bagi para jemaah.

Kepala Dinkes Sultra, Usnia menjelaskan, pihaknya telah mengerahkan 10 petugas kesehatan untuk mendampingi para jemaah di empat kelompok terbang (kloter) penuh serta satu kloter gabungan. Selain itu, 15 orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) juga akan bertugas memberikan pendampingan selama di tanah suci.

“Edukasi sudah kami lakukan, termasuk imbauan untuk menjaga hidrasi dan menghindari aktivitas berlebihan yang tidak terkait dengan ibadah. Fokus utama adalah kesehatan jemaah agar ibadah berjalan lancar,” jelas Usnia, Kamis (15/5/2025).

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, gangguan kesehatan yang paling sering dialami jemaah haji adalah flu dan batuk, yang kerap dipicu perubahan suhu serta kelelahan.

Sementara itu, dr. Ika Hayu Lestyanti, dokter umum yang mendampingi jemaah kloter 36, menekankan pentingnya menjaga asupan cairan. Namun, jadwal minum air perlu diatur dengan bijak agar tidak mengganggu kenyamanan ibadah.

“Disarankan minum sekitar 250 ml air setiap jam. Tapi harus diatur agar tidak bolak-balik ke kamar mandi, apalagi saat sedang menjalankan ibadah,” ujar dr. Ika.

Selain itu, jemaah juga dianjurkan membawa perlengkapan tambahan seperti kanebo yang dibasahi untuk digunakan sebagai penutup kepala, serta payung, topi, dan masker kain yang bisa disemprot air secara berkala guna menjaga kelembapan saluran pernapasan. Pelembap kulit juga tak boleh dilupakan untuk mencegah kulit kering akibat paparan panas.

Baca Juga:  Dinsos Sultra Rilis Aplikasi Lapor-LKS, Simpel, dan Simbada untuk Tingkatkan Layanan

“Jangan lupa sarapan sebelum beribadah. Ini penting untuk mencegah kondisi lemas atau pingsan karena tubuh kekurangan energi,” tegasnya.

Langkah-langkah preventif ini diharapkan dapat membantu jemaah haji asal Sultra menjalani ibadah dengan aman dan nyaman di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi yang bisa mencapai suhu lebih dari 40 derajat Celsius.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten