Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

BPBD Sebut Ada 3 Kecamatan di Kendari Rawan Longsor

BPBD Sebut Ada 3 Kecamatan di Kendari Rawan Longsor
Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari saat meninjau langsung kondisi salah satu rumah warga yang terkena dampak longsor. Foto: Istimewa.

Kendari – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari menetapkan tiga kecamatan sebagai daerah rawan longsor menyusul meningkatnya intensitas hujan beberapa waktu terakhir. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Kendari, Kendari Barat, dan Mandonga.

Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang mengungkapkan, tiga kawasan itu berada di dataran tinggi, sehingga rentan terjadi longsor saat hujan turun secara terus-menerus.

“Daerah pegunungan sering terkikis hujan. Akibatnya, beberapa bagian rumah warga mulai terdampak longsor,” ungkap Cornelius, Selasa (1/7/2025).

Laporan terbaru menyebutkan, bencana tanah longsor kembali terjadi di Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, pada hari yang sama. Peristiwa itu mengancam keselamatan dua keluarga, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa. Longsoran tanah dilaporkan mencapai panjang 15 meter dengan ketinggian 2 meter.

Menindaklanjuti kejadian itu, BPBD langsung menurunkan bantuan darurat berupa terpal dan melakukan asesmen lapangan. Cornelius juga meminta kerja sama warga bersama lurah dan RT untuk memperkuat talud di lingkungan masing-masing.

“Kami anjurkan warga bahu-membahu memperbaiki struktur pengaman lereng,” ujarnya.

Data dari Dinas Sosial (Dinsos) Sultra per Sabtu (28/6) mencatat, sebanyak 11 rumah warga di Kota Kendari tertimbun akibat longsor dengan satu orang mengalami luka ringan.

Cornelius menegaskan, pentingnya kewaspadaan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda Kota Kendari. Selain longsor, hujan deras juga menyebabkan banjir yang merendam ratusan rumah di beberapa wilayah.

Baca Juga:  ASR dan DIR Jadi Tamu Istimewa Syukuran Anggota DPRD di Konawe

“Jika situasinya sudah membahayakan, segera laporkan dan cari tempat yang lebih aman,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten