Pemobil di Kendari Nyaris Diamuk Massa Usai Tabrak 3 Motor dan 1 Mobil

Kendari – Seorang pengemudi mobil Suzuki Karimun warna merah dengan nomor polisi DT 1008 LE di Kota Kendari nyaris diamuk warga usai terlibat kecelakaan beruntun yang menewaskan satu orang. Insiden itu terjadi di Jalan Wayong, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Kamis (17/7/2025) pagi. Pengemudi sempat dihujat dan dipukul warga meski sedang menggendong seorang balita.
Kecelakaan tragis itu terekam kamera CCTV warga sekitar. Dalam rekaman CCTV, mobil melaju dengan kecepatan tinggi di satu jalur, lalu menghantam tiga pengendara motor dan satu mobil warna merah lainnya secara beruntun. Satu pengendara motor dilaporkan tewas di tempat.
Setelah kejadian, warga berkerumun di lokasi. Terduga pengemudi mobil mengenakan baju merah maroon terlihat turun dari kendaraannya sambil menggendong seorang anak kecil berbaju warna merah. Namun, kemarahan warga tak terbendung.
Beberapa warga tampak meluapkan emosi dengan memukul wajah pengemudi. Situasi nyaris tak terkendali.
Beruntung, sejumlah warga lainnya langsung bertindak cepat untuk menenangkan situasi. Mereka berupaya melindungi pengemudi dari amuk massa karena mempertimbangkan keselamatan sang anak.
“Eh anaknya kasihan, jangan, jangan,” teriak seorang warga dalam video yang beredar.
Selanjutnya, terduga penabrak bersama anak kecil itu dibawa menggunakan motor untuk mengamankan diri dari amukan warga. Terlihat anggota polisi berusaha menghalau warga yang hendak menghakimi terduga penabrak.
Kasat Lantas Polresta Kendari, AKP Syahrul, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan satu korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Kendari.
“Benar ada kecelakaan. Satu korban meninggal kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari,” ujar AKP Syahrul.
Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan. Pengemudi yang terlibat sudah diamankan dan dimintai keterangan. Kelima kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Mobil Tabrak 3 Pemotor di Kendari dengan Kecepatan Tinggi Terekam CCTV, 1 Dilaporkan Tewas





