Dinkes Kendari Dorong PrEP sebagai Terobosan Cegah HIV bagi Kelompok Berisiko

Kendari – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari terus mendorong pemanfaatan profilaksis prapajanan (PrEP) sebagai langkah inovatif dalam mencegah penularan HIV, khususnya bagi kelompok masyarakat yang berisiko tinggi, tetapi belum terinfeksi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Hasria, menjelaskan PrEP merupakan inovasi penting dalam strategi pengendalian HIV/AIDS, khususnya pada kalangan yang memiliki risiko tinggi, tetapi masih negatif.
“PrEP sangat membantu melindungi individu berisiko agar tidak tertular HIV. Sampai saat ini sudah ada 344 orang yang mengakses layanan tersebut di Kendari,” jelas Hasria, Rabu (16/7/2025).
Menurutnya, Pemerintah Kota Kendari terus mengupayakan pendekatan promotif dan preventif, di antaranya dengan memperluas edukasi dan akses layanan PrEP. Terlebih kasus HIV di Kendari menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir.
Dari data Dinkes Kendari, jumlah kasus HIV mencapai 2.023 hingga Juni 2025. Kasus baru juga terus ditemukan di Kendari, termasuk 131 kasus sepanjang Januari hingga Juni 2025.
Dinkes Kendari juga mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam pencegahan HIV, termasuk pengelola hotel dan tempat hiburan malam. Sebagian besar di antaranya telah bekerja sama dalam pelaksanaan edukasi dan screening HIV, tetapi masih ada yang belum memberikan akses bagi layanan pencegahan.
Dia berharap penggunaan PrEP terus diperluas dan menjadi bagian dari upaya terpadu menekan penularan HIV, khususnya di lingkungan berisiko tinggi di Kota Kendari.
“Penanganan HIV bukan cuma urusan kesehatan, tetapi juga isu pembangunan. Oleh karena itu, semua sektor perlu ambil bagian,” tambah Hasria.





