Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Event

Ribuan Peserta hingga Atlet Pelari Nasional akan Ikut Amazing Sultra Run di Kendari

Ribuan Peserta hingga Atlet Pelari Nasional akan Ikut Amazing Sultra Run di Kendari
Venue Amazing Sultra Run 2025 di Eks MTQ Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (6/9/2025).

Kendari – Ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dipastikan ambil bagian dalam Amazing Sultra Run 2025 yang digelar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (7/9/2025) besok. Ajang ini makin meriah dengan hadirnya sejumlah pelari nasional yang sebelumnya menorehkan prestasi di event major dalam dan luar negeri.

Ketua Panitia Amazing Sultra Run 2025, Inal Tora, mengatakan persiapan kegiatan sudah mencapai 90 persen dan tinggal menyisakan tahap akhir di bagian start. “Peserta yang registrasi sejauh ini total 2.250 orang. Untuk kategori 5K ada 1.385 peserta, kategori 10K sebanyak 505 orang, dan kategori 21K diikuti 356 orang,” ujarnya, Sabtu (7/9).

Dari ribuan peserta itu, terdapat 7 – 8 atlet nasional yang dipastikan turun, di antaranya Robi Syianturi, Noveldi, Rikki Marthin Simbolon, hingga Irma Handayani.

Menurut Inal Tora, hadirnya pelari-pelari nasional diharapkan memberi pengalaman baru bagi peserta umum yang mengikuti lomba. “Mereka yang biasanya hanya melihat di event besar luar negeri, sekarang bisa langsung berlari bersama atlet nasional di Kendari,” tambahnya.

Dia menambahkan, Amazing Sultra Run 2025 akan mengambil garis start dan finish di Pelataran Eks MTQ Kendari. Rute para pelari juga akan berbeda sesuai dengan jarak yang diambil oleh peserta. Untuk rute 21K akan menjadi lintasan terpanjang dengan melewati beberapa tempat di Kendari, salah satunya akan melintasi Kawasan Masjid Al-Alam Kendari.

Baca Juga:  Langkah Apri/Fadia Terhenti Usai Takluk Hadapi Wakil Malaysia di All England 2025

Panitia berharap ke depan Amazing Sultra Run bisa berkembang menjadi turnamen terbuka berskala nasional bahkan internasional. Tahun ini, sejumlah pelari mancanegara sempat mendaftar, termasuk dari Kenya, namun belum bisa diterima karena regulasi lomba hanya untuk WNI.

“Kalau ke depan dukungan pemerintah dan sponsor lebih besar, tentu kami ingin menghadirkan hadiah yang lebih baik serta membuka peluang untuk peserta internasional,” tutup Inal Tora.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten