Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Muna

Kelompok Pelajar yang Sindir Gadis Tampo, Muna, Minta Maaf

Kelompok Pelajar yang Sindir Gadis Tampo, Muna, Minta Maaf
Lima pelajar yang mengucapkan kata-kata tidak pantas terhadap gadis Kelurahan Tampo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna meminta maaf. Foto: Istimewa. (11/9/2025).

Muna – Lima pelajar wanita sekolah menengah atas (SMA) yang terlibat saling ejek hingga mengucapkan kata-kata tidak pantas terhadap gadis Kelurahan Tampo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui sebuah video, Kamis (11/9/2025).

Awalnya, dua kelompok remaja saling ejek lewat siaran langsung Instagram. Ejekan itu kemudian berkembang menjadi hinaan dan kata-kata kasar yang menyinggung warga Kelurahan Tampo. Aksi tersebut membuat keresahan hingga akhirnya dilaporkan ke polisi pada Kamis (11/9).

“Kelima pelajar telah menyampaikan permohonan maaf melalui sebuah video. Meski begitu, kami telah memanggil mereka ke Polres Muna pada Kamis (11/9) malam untuk dilakukan pembinaan,” kata Kasi Humas Polres Muna, Ipda Baharuddin kepada Kendariinfo, Jumat (12/9).

Ia menyebut, kepolisian akan melakukan mediasi dengan mempertemukan kedua kelompok pelajar tersebut. Langkah itu diambil agar kedua belah pihak menyadari kesalahannya sekaligus menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Polisi juga mengingatkan agar masa muda diisi dengan kegiatan positif, seperti belajar dan mengembangkan bakat.

“Kami akan mediasi dan buatkan surat pernyataan kepada para pelajar supaya mereka tidak ulangi lagi perbuatannya,” jelasnya.

Sementara itu, melalui sebuah video, lima pelajar yang terlibat dalam tayangan tersebut telah menyampaikan permintaan maaf. Mereka mengaku menyesal atas ucapan yang memicu keresahan masyarakat, khususnya warga Tampo.

“Kami berlima dengan tulus memohon maaf kepada masyarakat Tampo atas ucapan kami yang tidak pantas saat melakukan siaran langsung di Instagram,” kata salah satu pelajar perempuan yang belum diketahui indentitasnya dalam video tersebut.

Baca Juga:  ODGJ Bunuh Ibu di Muna Sempat Dipasung, tetapi Melepaskan Diri

Mereka juga berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Kami menyadari kata-kata tersebut menyinggung dan tidak seharusnya diucapkan. Kejadian ini menjadi pelajaran besar bagi kami agar lebih berhati-hati dalam ber tutur kata baik secara langsung maupun media sosial. Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Sekian dan terima kasih,” kata salah satu pelajar perempuan yang lain dalam video tersebut.

Sindir Gadis Tampo Muna, Video Kelompok Remaja Wanita Saling Ejek di Medsos Tuai Kecaman

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten