Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

GPM Kota Kendari Digelar hingga 9 Oktober, Beras SPHP Dijual Rp50 Ribu per 5 kg

GPM Kota Kendari Digelar hingga 9 Oktober, Beras SPHP Dijual Rp50 Ribu per 5 kg
Beras SPHP yang dijual di Gerakan Pasar Murah (GPM) Kota Kendari. Foto: Istimewa.

Kendari – Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Kendari kembali digelar sejak 6 sampai 9 Oktober 2025, dengan harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual hanya Rp50.000 per karung berisi lima kilogram.

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan parkir Balai Kota Kendari ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menjaga keterjangkauan harga bahan pokok jelang peringatan Hari Pangan Sedunia.

Harga beras SPHP tersebut lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku di pasaran, yakni Rp62.500 per karung. Selisih harga diperoleh berkat subsidi dari Pemkot Kendari bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendari.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan GPM diselenggarakan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. “Kegiatan ini kami laksanakan mulai Senin sampai Kamis, 6 hingga 9 Oktober 2025, dalam rangka menyambut Hari Pangan Sedunia,” ujarnya.

Selama empat hari pelaksanaan, pemerintah menyiapkan 2.000 karung beras SPHP, atau sekitar 500 karung per hari. Selain beras, tersedia pula berbagai kebutuhan pokok lain dengan harga bersubsidi.

Minyak goreng Minyakita dijual Rp15.500 per liter, sedangkan merek Sedap dan Bimoli dibanderol Rp23.000 per liter. Kemudian, gula pasir Maniskita dijual Rp17.000 per kilogram, telur ayam ras Rp55.000 per rak, dan garam kasar Rp2.500 per bungkus.

Untuk tepung terigu, merek Dragonfly dijual Rp9.000 per kilogram, Gatotkaca Rp12.000 per kilogram, dan Kompas Rp12.500 per kilogram. Sementara beras premium BMW dibanderol Rp72.000 per lima kilogram, dan Mawar Merah Rp69.000.

Baca Juga:  Claro Hotel Kendari Hadirkan 4 Venue Perayaan Tahun Baru 2026 dengan Beragam Tema

Selain bahan pokok, pengunjung juga dapat membeli berbagai sayuran segar seperti kentang, buncis, dan pakcoy yang dijual dengan harga mulai Rp5.000 hingga Rp15.000 per bungkus. Kegiatan ini turut menggandeng Komunitas Kuliner Kendari (Tripelka) Kendari yang menghadirkan jajanan dari pelaku UMKM lokal.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Kendari, Abdul Rauf, menyebutkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah melaksanakan 78 kali GPM di berbagai titik di Kota Kendari. “Sebagian kegiatan menggunakan dana APBD, ada juga hasil kerja sama dengan Bank Indonesia maupun pelaksanaan mandiri,” ujarnya.

Menurut Rauf, kegiatan GPM bertujuan menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran, khususnya agar tetap terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten