Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Suhu Udara Siang Hari di Sultra 32° Celsius, Waspada Dehidrasi

Suhu Udara Siang Hari di Sultra 32° Celsius, Waspada Dehidrasi
Ilustrasi matahari. Foto: Unsplash/Chuttersnap.

Sulawesi Tenggara – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara di Sulawesi Tenggara (Sultra) mencapai 32° celcius pada siang hari. Menurut Kepala Stasiun Maritim BMKG Sultra, Sugeng Widarko, suhu udara 32° celcius dapat menyebabkan dehidrasi bagi yang bekerja atau beraktivitas berat di siang hari.

“Saya rasa lebih ke dehidrasi bagi yang kerja atau aktivitas berat. Selama tidak dehidrasi, ya, aman,” kata Sugeng kepada Kendariinfo, Rabu (15/10/2025).

Dia menjelaskan fenomena itu karena puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada bulan Oktober. Posisi gerak semu matahari di selatan ekuator juga menyebabkan radiasi lebih banyak diterima. Tidak adanya hujan ikut membuat permukaan bumi lebih kering, sehingga tidak maksimal menyerap sinar matahari, menyebabkan radiasi lebih banyak dipantulkan atau dipancarkan ulang.

“Posisi gerak semu matahari sedang di selatan ekuator, sehingga radiasi lebih banyak diterima. Artinya siang lebih panjang daripada malam,” jelasnya.

Namun, vegetasi setiap daerah di Sultra ikut memengaruhi tingginya suhu udara. Selain itu, relative humidity (RH) atau kelembaban cukup rendah di kisaran 60 persen atau kurang menjadikan suhu udara terasa panas. Hal itu menyebabkan sinar matahari lebih terasa menyengat pada kulit.

“Mungkin juga akan lebih menyengat di kulit,” ungkapnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten