La Ode Muhamad Alwan Raih Predikat Wisudawan Terbaik UHO Kendari dengan IPK 3,97

Kendari – La Ode Muhamad Alwan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, dinobatkan sebagai wisudawan terbaik tingkat universitas dengan IPK 3,97 dan masa studi empat tahun. Penghargaan tersebut diumumkan pada perhelatan wisuda periode Juli – Oktober 2025, di Auditorium Mokodompit UHO Kendari, Selasa (4/11/2025).
Pemuda kelahiran Muna tahun 2002 itu mengaku bangga atas prestasi yang diraihnya. Ia menuturkan, konsistensi belajar dan keaktifannya dalam berbagai kegiatan kampus menjadi kunci keberhasilannya. Selama kuliah, Alwan terlibat dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), pertukaran mahasiswa, lomba riset sawit, dan Program Kampus Mengajar.
“Saya juga aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Dari sana saya belajar beradaptasi dan berpikir kritis,” ujar Alwan.
Menurutnya, mahasiswa harus rajin mencari pengalaman baru dan terus memperluas wawasan agar tidak hanya unggul di kelas, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja.
“Saya sering membaca berita dan mengikuti berbagai kegiatan luar kampus. Itu membantu saya menentukan topik penelitian yang cepat dan menarik,” katanya.
Usai resmi menyandang gelar sarjana, Alwan berencana mengajar di Ummusshabri Kendari dan Bimbingan Belajar 4JO Kendari, sambil mencari beasiswa untuk melanjutkan studi S2.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO Kendari, Herman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan, khususnya para peraih predikat cumlaude.
Ungkap Herman, pada periode ini, UHO Kendari mewisuda 2.936 lulusan yang tersebar di 14 fakultas dan program pascasarjana. Prosesi wisuda dilaksanakan secara bertahap hingga 12 November 2025.
Herman menegaskan wisuda bukan akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat.
“Wisuda bukanlah titik berhenti untuk belajar. Ilmu yang diperoleh harus digunakan untuk kemaslahatan umat manusia dan menjadi bekal menghadapi tantangan global yang makin kompleks,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan akademik tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh ketekunan, keikhlasan, dan dukungan keluarga.
“Saya percaya prestasi yang diraih para lulusan adalah hasil kerja keras dan doa dari orang tua, dosen, serta lingkungan kampus yang membimbing dengan penuh dedikasi,” tambahnya.
Herman mengimbau para alumni agar senantiasa menjaga nama baik UHO Kendari dan berpartisipasi dalam Tracer Study Alumni melalui laman tracer.uho.ac.id.
“Partisipasi alumni sangat penting untuk menilai serapan lulusan di dunia kerja dan meningkatkan kualitas pendidikan UHO Kendari ke depan,” tutupnya.





