HP Milik Remaja Perempuan di Kendari Raib, Pelaku Pakai Nomornya untuk Minta PIN

Kendari – Aksi pencurian ponsel terjadi di sebuah kios di Jalan H. Alala, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (11/11/2025). Korban diketahui remaja perempuan bernama Dila (14), sementara kejadian itu pertama kali disadari oleh ayahnya, Hasan.
Kakak korban, Memet (26), menuturkan peristiwa bermula saat dua pria datang membeli rokok dan minuman di kios milik keluarga mereka. Hasan yang melayani pembeli itu sempat melihat sebuah ponsel tergeletak di atas etalase setelah kedua pria tersebut bertransaksi. Hasan mengira ponsel itu milik salah satu dari keduanya, ia pun berinisiatif memberitahu bahwa HP mereka tertinggal.
“Bapakku kira itu HP mereka, padahal HP-nya Dila. Tetapi pria yang pakai topi itu malah mengambilnya,” ujar Memet, Kamis (13/11).
Beberapa jam kemudian, saat kios hendak ditutup, Hasan mencari ponsel yang biasa digunakan untuk mencatat rekapan penjualan, namun tak ditemukan. Setelah memeriksa rekaman CCTV, Hasan baru menyadari bahwa ponsel yang diambil pria bertopi itu adalah milik anaknya Dila, bukan milik pembeli seperti yang semula dikira.
Dalam rekaman CCTV terlihat jelas salah satu pria memakai topi mengambil ponsel dari atas etalase sebelum meninggalkan kios. Aksi tersebut terjadi cepat dan tanpa disadari oleh Hasan yang saat itu masih melayani pembeli.
Pada Rabu (12/11) dini hari, ponsel Dila sempat aktif. Pelaku bahkan menggunakan nomor WhatsApp Dila untuk mengirim pesan kepada Memet dan meminta kode PIN ponsel tersebut.
“Kayaknya pelaku itu pindahkan kartunya ke HP lain, lalu chat ke nomor-nomor di HP adikku, minta PIN,” kata Memet.
Memet sempat berkomunikasi dengan pelaku dan meminta agar ponsel dikembalikan ke kios. Namun pelaku justru meminta personal identification number (PIN) atau kode angka rahasia lebih dulu dengan alasan memastikan kepemilikan ponsel tersebut.
“Dia bilang takut salah orang, padahal jelas-jelas dia ambil di kios kami, terekam jelas di CCTV,” ungkapnya dengan kesal.
Ia berharap pelaku bersikap kooperatif dan segera mengembalikan ponsel tersebut. Jika tidak ada iktikad baik, pihak keluarga berencana melaporkan kejadian ini ke polisi.





