Mayat Ditemukan Terapung di Perairan Buteng, Korban Kapal Tenggelam 2 Pekan Lalu

Buton Tengah – Mayat terapung yang ditemukan di perairan Desa Rahia (Uncume), Kecamatan Gu, Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), merupakan korban kecelakaan longboat tenggelam dua pekan lalu. Korban ialah Arif Kurniawan (33), warga Kelurahan Kantalai, Kecamatan Lealea, Kota Baubau, yang hilang sejak peristiwa dua longboat terbalik pada Minggu, 9 November 2025.
Penemuan itu pertama kali dilaporkan Lurah Kalialia, Manati, kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Kendari, Minggu (23/11/2025). Begitu laporan diterima, Tim SAR langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 7 mil laut atau 13 kilometer dari titik kecelakaan longboat.
“Kami mendapat informasi tentang mayat terapung, dicurigai korban yang kita cari. Tim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” kata Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, saat dikonfirmasi Kendariinfo, Senin (24/11).
Tim SAR tiba di lokasi pukul 13.33 Wita dan melakukan evakuasi. Kondisi laut yang relatif tenang membantu proses pengangkatan jasad ke atas perahu.
“Jenazah tiba di Pelabuhan Kalialia pukul 14.18 Wita dan langsung dibawa ke rumah keluarga korban,” ujar Wahyudi.
Penemuan jasad itu sekaligus menjadi akhir dari pencarian Tim SAR selama tujuh hari pascakejadian. Operasi pencarian pernah dihentikan sementara pada hari ketujuh, karena tidak ada tanda-tanda keberadaan korban. Namun, Tim SAR tetap dalam status siaga bila muncul informasi baru dari masyarakat.
Wahyudi menjelaskan kecelakaan dua longboat terjadi pada Minggu (9/11), sekitar pukul 10.38 Wita. Kapal terbalik dan tenggelam ketika melintas di perairan Tolandona. Empat orang berada di atas kapal, tiga di antaranya Ali Sofian, Fadli Anihu, dan Fikar, berhasil selamat. Sementara Arif Kurniawan terseret arus dan menghilang.
“Masyarakat sempat melakukan pencarian awal, tetapi hasilnya tidak ditemukan hingga laporan resmi masuk ke Basarnas,” jelasnya.
Pada Sabtu (15/11), pencarian memasuki hari ketujuh. Tim SAR mengerahkan seluruh peralatan dan tim untuk melakukan pencarian. Namun, hingga pukul 15.00 Wita, hasil pencarian masih nihil. Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin, akhirnya menyatakan operasi SAR ditutup sementara. Meski begitu, tim tetap menegaskan operasi dapat dibuka kembali bila muncul tanda-tanda keberadaan korban.
2 Longboat Terbalik di Perairan Tolandona Buteng, 1 Orang dalam Pencarian





