Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Baubau

Total Dampak Angin Puting Beliung di Baubau, 27 Rumah dan Ruko Rusak

Total Dampak Angin Puting Beliung di Baubau, 27 Rumah dan Ruko Rusak
Kondisi salah satu rumah di Kecamatan Betoambari, Kota Baubau rusak akibat diterjang angin puting beliung. Foto: Istimewa. (3/12/2025).

Baubau – Sebanyak 27 rumah dan ruko di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), dilaporkan rusak akibat terjangan angin puting beliung pada Rabu (3/12/2025) pagi. Peristiwa itu melanda wilayah Kecamatan Betoambari, Baubau dan membuat warga panik saat angin kencang menyapu pemukiman.

Pemkot Baubau melalui BPBD, Dinas Sosial (Dinsos), serta OPD dan instansi terkait langsung turun ke lokasi tidak lama setelah kejadian. Tim gabungan bersama Damkar, SAR, PMI, hingga TNI/Polri menyisir titik-titik terdampak untuk membantu evakuasi warga dan mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Sekretaris BPBD Kota Baubau, Siti Sarsinah menjelaskan bahwa kerusakan terjadi di 4 lokasi berbeda. Di BTN Topaz 1 Kelurahan Sulaa, terdapat 5 rumah terdampak, 2 rusak berat, dan 3 rusak sedang. Di kawasan Jalan Poros, depan Kelurahan Sulaa, 3 ruko mengalami kerusakan.

Kemudian di sekitar BTN Topaz 2 Kelurahan Sulaa dekat SMPN 14 Baubau, 2 rumah terdampak, masing-masing 1 rusak berat dan 1 rusak sedang. Sementara itu, dampak terbesar terjadi di BTN Topaz 3 Kelurahan Lipu, di mana 17 rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat.

“Kami bersama instansi lain membantu evakuasi barang-barang warga ke tempat yang aman, sesuai permintaan pemilik rumah. Ada yang diarahkan ke rumah keluarga, tetangga, atau titik aman lain agar tidak terkena hujan,” ujar Siti Sarsinah melalui keterangan resminya.

BPBD juga berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan keamanan jaringan listrik di area terdampak, guna mencegah risiko korsleting atau kebakaran. Selain itu, data terperinci mengenai kerusakan terus diperbarui bersama Dinsos.

Baca Juga:  Kasus PHK Enjelita Karyawan BRINS Kendari Berakhir Damai

Sementara, Kepala Dinsos Baubau, Hanaruddin mengungkapkan tercatat 17 kepala keluarga yang menjadi korban terdampak langsung. “Kami masih menunggu perkembangan data di lapangan. Untuk bantuan darurat, kami targetkan bisa disalurkan pada Kamis, berupa kebutuhan dasar seperti sembako, terpal, dan tikar,” jelasnya.

Pemkot Baubau memastikan penanganan darurat terus dilakukan sembari menunggu pendataan lengkap serta rekomendasi lanjutan terkait pemulihan kawasan terdampak.

Angin Kencang Hantam Kawasan Perumahan di Baubau, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten