Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Kendari Bersiap Jadi Tuan Rumah Forum Daerah se-Asia Pasifik 2026

Kendari Bersiap Jadi Tuan Rumah Forum Daerah se-Asia Pasifik 2026
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (8/12/2025).

Kendari – Kota Kendari mulai melakukan serangkaian persiapan setelah didaulat menjadi tuan rumah United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG Aspac), forum kerja sama pemerintah daerah se-Asia Pasifik. Agenda internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.

Penunjukan itu disusul dengan kunjungan Sekretariat UCLG Aspac ke Kendari pada Senin (8/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melakukan koordinasi awal terkait kebutuhan penyelenggaraan dan kesiapan Kota Kendari sebagai lokasi kegiatan.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan pertemuan dengan pihak UCLG Aspac menjadi langkah awal untuk menyusun rencana teknis menjelang pelaksanaan forum. Menurutnya, pemerintah kota akan mengikuti seluruh tahapan yang diperlukan agar kegiatan skala regional itu dapat berjalan sesuai jadwal.

“Hari ini sudah datang sekretaris UCLG Aspac di Kota Kendari untuk melakukan koordinasi tentang persiapan kita terkait kegiatan tersebut. Insyaallah pelaksanaannya itu di Juli 2026,” ujar Siska di Kantor Gubernur Sultra.

Hingga saat ini, jumlah peserta yang akan hadir belum ditetapkan karena masih dalam tahap pembahasan. Meski begitu, UCLG Aspac memiliki sekitar 173 anggota yang terdiri dari berbagai pemerintah kota di kawasan Asia Pasifik, sehingga potensi jumlah delegasi yang hadir cukup besar.

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tengah menyusun kebutuhan teknis penyelenggaraan, termasuk lokasi acara, akomodasi, logistik, serta kesiapan infrastruktur pendukung. Koordinasi dengan berbagai instansi terkait juga mulai dilakukan untuk memastikan seluruh aspek dapat dipenuhi.

Baca Juga:  Saddil Ramdani Tampil dengan Gaya Rambut Baru saat Kembali Latihan Bersama Sabah FC

Forum UCLG Aspac 2026 di Kendari nantinya akan mengangkat sejumlah isu utama, meliputi pengembangan pariwisata, pemanfaatan potensi daerah, hingga pembangunan berkelanjutan. Isu-isu tersebut menjadi fokus pembahasan antarperwakilan daerah dalam upaya memperkuat kerja sama regional.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten