Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bombana

Hubungkan Bombana dan Kendari, Bus Damri Perintis Rute Kasipute – Puuwatu Resmi Beroperasi

Hubungkan Bombana dan Kendari, Bus Damri Perintis Rute Kasipute – Puuwatu Resmi Beroperasi
Bupati Bombana, Burhanuddin bersama unsur forkopimda, pimpinan DPRD, serta perwakilan instansi terkait berfoto bersama di depan bus Damri perintis saat Launching Angkutan Perintis rute Rumbia – Tontonunu (PP) dan Pelabuhan Penyeberangan Kasipute – Terminal Tipe A Puuwatu Kendari (PP). Foto: Istimewa. (10/1/2026).

Bombana – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana secara resmi me-launching sekaligus mengoperasikan bus Damri perintis yang menghubungkan wilayah Kabupaten Bombana dan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (10/1/2026).

Angkutan perintis tersebut melayani dua rute, yakni Rumbia – Tontonunu di Bombana (PP) serta Pelabuhan Penyeberangan Kasipute, Bombana – Terminal Tipe A Puuwatu, Kendari (PP).

Peresmian pengoperasian bus perintis tersebut dilaksanakan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bombana dan dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Burhanuddin.

Dua unit bus Damri perintis yang melayani rute Rumbia – Tontonunu (PP) dan Pelabuhan Penyeberangan Kasipute – Terminal Tipe A Puuwatu Kendari (PP) saat resmi dioperasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana.
Dua unit bus Damri perintis yang melayani rute Rumbia – Tontonunu (PP) dan Pelabuhan Penyeberangan Kasipute – Terminal Tipe A Puuwatu Kendari (PP) saat resmi dioperasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana. Foto: Istimewa. (10/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Bombana menyampaikan bahwa kehadiran bus Damri perintis ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan transportasi publik yang murah dan menjangkau wilayah yang selama ini belum terlayani angkutan komersial.

“Launching angkutan jalan perintis ini merupakan upaya pemerintah daerah menghadirkan sarana transportasi yang terjangkau dan bermanfaat bagi mobilitas masyarakat, baik antar-kecamatan maupun antar-kabupaten,” ujar Burhanuddin saat Launching Angkutan Perintis.

Ia menjelaskan, Kabupaten Bombana memiliki 22 kecamatan, 121 desa, dan 22 kelurahan yang membutuhkan dukungan transportasi publik untuk menunjang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, termasuk akses menuju Kota Kendari.

Bupati Burhanuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan dan Perum Damri atas dukungan serta kerja sama dalam penyediaan layanan angkutan perintis tersebut. Menurutnya, adanya subsidi pemerintah membuat tarif bus Damri perintis dapat dijangkau oleh masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Burhanuddin meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bombana bersama Perum Damri untuk mengatur titik-titik singgah kendaraan serta memastikan layanan berjalan secara rutin. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat oleh seluruh jajaran pemerintah daerah, termasuk melalui media sosial, agar layanan ini benar-benar dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga:  Asrun Lio Sambut Kedatangan Sandiaga Uno di Sultra

Sementara itu, dalam laporan panitia disampaikan bahwa tujuan penyelenggaraan angkutan jalan perintis ini adalah untuk menghubungkan wilayah yang belum terjangkau transportasi komersial, meningkatkan konektivitas antarwilayah dengan tarif terjangkau, serta menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat penggunaan kendaraan pribadi.

Untuk jam operasional, angkutan rute Rumbia – Tontonunu di Bombana diberangkatkan dari Pasar Sentral Tadoha Mapaccing pukul 09.00 Wita. Sementara itu, angkutan rute Pelabuhan Penyeberangan Kasipute – Terminal Tipe A Puuwatu juga diberangkatkan pukul 09.00 Wita, dengan jadwal kembali menyesuaikan pergerakan masyarakat.

Saat ini tersedia dua unit bus yang masing-masing melayani trayek tersebut. Adapun tarif angkutan ditetapkan sebesar Rp15.000 untuk rute Rumbia – Tontonunu dan Rp35.000 untuk rute Pelabuhan Penyeberangan Kasipute – Terminal Tipe A Puuwatu.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten