Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bombana

Ambulans Laut Rusak, Pemkab Bombana Pinjam Speedboat Dishub untuk Rujukan Pasien Sementara

Ambulans Laut Rusak, Pemkab Bombana Pinjam Speedboat Dishub untuk Rujukan Pasien Sementara
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bombana, Darwin saat memberikan keterangan resmi terkait video viral pasien sakit dirujuk pakai kapal nelayan. Foto: Istimewa. (19/1/2026).

Bombana – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana mengambil langkah darurat dengan meminjam speedboat milik Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melayani rujukan pasien sementara waktu, menyusul rusaknya ambulans laut yang selama ini digunakan di Pulau Kabaena.

Langkah tersebut diambil setelah aksi warga Pulau Kabaena menyewa kapal swasta untuk merujuk pasien sakit ke Rumah Sakit Bombana viral di media sosial. Dalam video yang beredar, pasien terpaksa diangkut menggunakan kapal perusahaan swasta maupun kapal milik nelayan karena tidak tersedianya fasilitas rujukan resmi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bombana, Darwin, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan ambulans laut yang beroperasi sejak 2022 itu saat ini mengalami kerusakan sehingga tidak dapat digunakan.

“Fasilitas kesehatan yang kita miliki dan beroperasi sejak 2022 itu saat ini rusak, sehingga tidak bisa digunakan untuk rujukan pasien,” kata Darwin melalui keterangan resminya, Senin (19/1/2026).

Sebagai solusi sementara, pemerintah daerah melalui bupati dan wakil bupati memutuskan meminjam speedboat milik Dishub Bombana untuk kebutuhan rujukan pasien dari Pulau Kabaena.

“Kami sudah diultimatum agar speedboat perhubungan dipinjamkan dan segera disiagakan di Kabaena sambil menunggu ambulans laut selesai docking,” ujarnya.

Darwin memastikan speedboat tersebut akan standby di Pulau Kabaena dan dapat digunakan masyarakat kapan saja jika membutuhkan rujukan pasien ke Rumbia.

“Hari ini insyaallah akan kami berangkatkan (speedboat) dari Pelabuhan Kasipute menuju Kabaena,” lanjutnya.

Baca Juga:  Dinkes Kendari Sementara Tak Layani Vaksinasi Sinovac Dosis I dan II

Ia juga menegaskan, layanan rujukan pasien tersebut diberikan secara gratis. Biaya bahan bakar hingga honor operator ditanggung melalui DPA Dinas Kesehatan Bombana.

“Tidak ada pungutan biaya. Semua gratis karena sudah dianggarkan di DPA Dinas Kesehatan,” tegasnya.

Darwin menargetkan ambulans laut yang rusak dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat. Paling lambat, kapal tersebut selesai diperbaiki pada pekan ini dan siap kembali melayani rujukan pasien dari Pulau Kabaena.

Warga Kabaena Darurat Ambulans Laut, Butuh Rp3 Juta untuk Dirujuk ke Bombana

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten