Anggaran Daerah Terbatas, THR 2026 PPPK Paruh Waktu Wakatobi Ditiadakan

Wakatobi – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), dipastikan tidak menerima tunjangan hari raya (THR) pada tahun 2026 ini.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Wakatobi, Nur Bahtiar, menyampaikan bahwa untuk sementara ini PPPK Paruh Waktu Kabupaten Wakatobi hanya mampu dibiayai secara rutin sesuai dengan porsi kontrak tahunan.
“Kalau untuk PPPK Paruh Waktu itu tidak ada. Porsi yang kita anggarkan untuk mereka adalah yang sesuai dengan kontrak tahunannya,” ungkap Nur saat ditemui Kendariinfo di Kantor BPKAD Kabupaten Wakatobi, Jumat (23/1/2026).
“Kebijakan dari pemerintah, mereka diberikan THR sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Karena kemampuan kita hanya bisa rutin membiayai tahunannya, berarti itu yang mampu kita biayai,” sambungnya.
Tidak hanya mengenai THR, Nur juga mengatakan, Pemkab Wakatobi bahkan masih berupaya maksimal dalam penentuan nominal upah PPPK Paruh Waktu Kabupaten Wakatobi yang berjumlah 2.795 orang, meskipun tengah menghadapi ketersediaan anggaran yang terbatas.
“Dalam hitungannya, sekitar 2.700 PPPK Paruh Waktu, kalau honornya dikalikan dengan yang sebelumnya mereka terima, strata satu (S1) misalnya Rp500 ribu, diplomat tiga (D3) Rp450 ribu, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar Rp400 ribu, berarti totalnya Rp17 miliar yang harus kita siapkan. Tetapi, uang daerah tidak mencukupi,” ungkapnya.
Nur menyampaikan bahwa anggaran daerah belum mampu mencukupi sebesar Rp17 miliar seperti yang sudah ditotalkan. Anggaran yang dapat dialokasikan sementara ini hanya sekitar Rp14 miliar.
“Setelah dihitung-hitung, yang sifatnya wajib, seperti gaji pegawai negeri sipil (PNS), PPPK Penuh Waktu, anggaran wajib untuk desa, dan lainnya, yang masih bisa kita porsikan untuk PPPK Paruh Waktu hanya sekitar Rp14 miliar. Diambil lah langkah, yang tadinya Rp500 ribu menjadi Rp450 ribu untuk S1, dari Rp400 ribu menjadi Rp350 ribu untuk SMA,” jelasnya.





