Kepala SMPN 5 Kendari Benarkan Video Perundungan Siswinya: Sudah Selesai dan Dibina

Kendari – Kepala SMPN 5 Kendari, Ummi Salmah, membenarkan video perundungan yang dialami siswinya. Ummi menyebut perundungan telah diselesaikan dengan pembinaan dan edukasi terhadap siswa yang terlibat.
“Peristiwa ini telah kami pastikan tidak berulang dan telah kami tuntaskan. Sudah diberikan pembinaan,” ujar Ummi, Rabu (28/1/2026).
Dia mengungkapkan perundungan terjadi dalam ruang kelas pada Senin (26/1). Menurut Ummi, perundungan seharusnya tidak terjadi. Ia pun menyesalkan perilaku siswinya yang tidak mencerminkan sikap saling menghargai.
“Sekolah kami menyesalkan peristiwa tersebut,” ungkapnya.
Ummi mengatakan kalau pihak sekolah telah mengambil langkah-langkah pembinaan dan pendampingan bagi para siswa setelah mengetahui peristiwa perundungan. Ummi juga berkomitmen SMPN 5 Kendari akan berupaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku tidak menyenangkan.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi menyebarkan video perundungan demi menjaga kondisi psikologis siswi,” katanya.
Video yang dimaksud Ummi menampilkan sejumlah siswi memaksa korban perundungan membersihkan air di atas meja. Korban diminta mengelap air menggunakan bajunya. Salah satu terduga pelaku bahkan menarik jilbab korban dan memaksanya menjilat air di atas meja. Korban tidak melakukan perlawanan dan hanya mengikuti perintah para pelaku. Beberapa terduga pelaku pun tampak tertawa menyaksikan korban.
“Jilat,” pinta salah satu terduga pelaku dalam video sembari menarik jilbab korban.





