Jembatan di Jalan P. Antasari Kendari Dikeluhkan Terlalu Sempit, Pengendara Minta Perhatian Pemerintah

Kendari – Sejumlah pengendara mengeluhkan kondisi jembatan di Jalan P. Antasari, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang dinilai terlalu sempit dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi menunjukkan lebar jembatan tidak sebanding dengan volume kendaraan yang melintas setiap hari. Situasi tersebut kerap memicu antrean, khususnya saat kendaraan roda dua dan roda empat berpapasan di atas jembatan.
Salah seorang pengendara, Alim, mengatakan kondisi jembatan sangat rawan menimbulkan kecelakaan, terutama pada jam sibuk dan malam hari.
“Rawan sekali ini jembatan, pengendara bisa dia tabrak ini jembatan, apa lagi kalau malam. Soalnya dari jalan yang awalnya lebar, setelah masuk di bagian jembatan langsung sempit,” ungkapnya kepada Kendariinfo, Kamis (5/2/2026).
Ia menilai pemasangan rambu chevron atau penanda halangan di lokasi sudah tepat sebagai langkah antisipasi. Namun, menurutnya, upaya tersebut belum menjadi solusi utama karena yang dibutuhkan adalah pelebaran jembatan agar sesuai dengan lebar jalan.
Atas kondisi tersebut, Alim berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dapat segera melakukan perbaikan dengan melebarkan jembatan guna meminimalkan risiko kecelakaan.
“Kalau bisa pemerintah kota dia renovasi ulang ini jembatan, biar bisa lebar. Karena kalau lebar otomatis bisa cegah juga angka kecelakaan,” pungkasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kendari, Muh. Jayadi, saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan terkait keluhan tersebut.





