Pengurus DPW PKB Sultra 2026 – 2031 Dikukuhkan, Fokus Perjuangkan Aspirasi Akar Rumput

Kendari – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026 – 2031 resmi dikukuhkan, Rabu (11/2/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum konsolidasi internal partai dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus menegaskan komitmen keberpihakan kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan tidak hanya diisi prosesi pengukuhan, tetapi juga orientasi politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil). Dua agenda strategis itu digelar untuk menyamakan persepsi dan langkah seluruh kader dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani, dalam sambutannya menegaskan jabatan pengurus bukan sekadar simbol struktural, melainkan amanah untuk mengawal kepentingan publik. Ia menginstruksikan seluruh kader, khususnya yang duduk di legislatif, agar konsisten mendorong kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil.
“PKB harus hadir sebagai solusi. Saya instruksikan kepada seluruh kader di Sultra untuk memastikan setiap kebijakan yang kita kawal di pemerintahan maupun parlemen benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Jaelani.
Dalam forum tersebut, Jaelani juga memaparkan strategi Gerakan Politik Kehadiran. Ia menekankan pentingnya kader untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat momentum politik atau menjelang pemilu.
Menurutnya, eksistensi PKB di Sultra sangat ditentukan oleh kemampuan kader dalam mendengar dan memperjuangkan aspirasi warga di tingkat akar rumput. Hal itu sejalan dengan visi partai untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur secara material dan spiritual, serta membangun tatanan politik yang demokratis, terbuka, bersih, dan berakhlakul karimah.
“Semangat politik PKB harus terus hadir di tengah masyarakat untuk menciptakan perubahan yang lebih baik. Itulah politik kehadiran yang akan terus kita perjuangkan,” ujarnya.
Selain penguatan ideologi dan nilai-nilai partai, peserta orientasi juga dibekali materi tentang kepemimpinan politik, tata kelola dan manajemen partai, hingga strategi penggalangan dana.
Sementara itu, Muskerwil menghasilkan sejumlah rekomendasi kerja yang difokuskan pada kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah di berbagai sektor. Forum tersebut juga mendorong kader menjadi mitra kritis pemerintah di tingkat eksekutif serta memperkuat soliditas pengurus di tingkat kabupaten/kota se-Sultra.
Dengan pengukuhan ini, DPW PKB Sultra menyatakan siap memperkuat peran politiknya di daerah melalui konsolidasi internal dan pengawalan kebijakan yang pro rakyat.





