Pengguna QRIS di Sultra Tembus 303 Ribu pada 2025, Transaksi Melonjak 184 Persen

Kendari – Jumlah pengguna QRIS di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus bertambah signifikan. Hingga triwulan IV 2025, total pengguna QRIS tercatat mencapai 303.254 orang, tumbuh 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Bank Indonesia (BI) Sultra, Edwin Permadi, menyampaikan peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator kuatnya tren transaksi non tunai di daerah.
“Pertumbuhan ekonomi Sultra yang solid tidak lepas dari perkembangan transaksi non tunai yang turut didukung oleh tren akseptansi QRIS sebagai game changer pembayaran ritel masyarakat,” ujar Edwin dalam keterangan resminya, Senin (9/2/2026).
Dari sisi pengguna, pada triwulan IV 2025 tercatat ada tambahan 31.723 pengguna baru QRIS. Angka itu mendorong total pengguna menjadi 303.254, meningkat dari 271.531 pengguna pada triwulan IV 2024.
Tak hanya pengguna, jumlah merchant yang menerima pembayaran QRIS juga mengalami lonjakan. Secara tahunan, merchant QRIS di Sultra pada triwulan IV 2025 tumbuh 37,65 persen atau sebanyak 239.463 merchant. Sedangkan periode yang sama tahun sebelumnya 173.964 merchant.
Lonjakan paling mencolok terlihat pada volume transaksi. Sepanjang triwulan IV 2025, di Sultra tercatat ada 4.364.680 transaksi non tunai menggunakan QRIS, meningkat 184,61 persen dibandingkan triwulan IV 2024 yang hanya menyentuh angka 1.533.544 transaksi.
BI Sultra memproyeksikan tren penggunaan QRIS akan terus meningkat seiring semakin luasnya akseptasi dan kemudahan pembayaran digital di berbagai sektor ritel di Sultra.





