Warga Kendari Mulai Sadar Periksa Kesehatan, Jangkau 255 Ribu Jiwa di Tahun 2025

Kendari – Warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai sadar untuk memeriksa kesehatan. Hal itu terbukti, sebanyak 254.808 jiwa di kota ini berbondong-bondong mengikuti program cek kesehatan gratis (CKG) di tahun 2025 lalu.
Angka itu setara dengan 69.53 persen dari total jumlah penduduk Kendari yang berjumlah 366.454 jiwa.
CKG merupakan program pemerintah pusat yang diluncurkan sejak 2025 lalu yang berfungsi sebagai wadah pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat.
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari, dr. Hasmira mengungkapkan, capaian itu akan terus dilanjutkan di 2026 ini.
Mekanismenya pun tetap sama, yakni diselenggarakan di beberapa tempat seperti fasilitas kesehatan (faskes), sekolah, tempat kerja, dan komunitas.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi, ia menjelaskan, masyarakat cukup menyediakan kartu tanda penduduk (KTP) atau identitas lainnya yang memuat nomor induk kependudukan (NIK).
“Pelaksanaannya tetap sama dengan tahun lalu. Syaratnya tetap wajib bawa KTP atau NIK dan setelah mendaftar, mengisi skrining mandiri setelah itu baru dilakukan pemeriksaan,” terang dr. Hasmira saat dihubungi Kendariinfo, Jumat (13/2/2026).
Khusus masyarakat yang sudah melakukan cek kesehatan pada tahun lalu, ia menyarankan untuk kembali memeriksanya di tahun ini.
“Bagi masyarakat yang sudah CKG tahun lalu, bisa CKG lagi tahun ini karena CKG dilaksanakan minimal 1 kali 1 tahun,” ujarnya.





