Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Libur Sekolah di Kendari pada Ramadan 2026 Sesuai SEB 3 Menteri, Simak Jadwalnya

Libur Sekolah di Kendari pada Ramadan 2026 Sesuai SEB 3 Menteri, Simak Jadwalnya
Seorang pelajar SMPN 2 Kendari saat membawa MBG menuju kelasnya untuk disantap bersama-sama. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (18/9/2025). Web.

Kendari – Jadwal pembelajaran dan libur sekolah selama Ramadan resmi diumumkan. Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2026, Nomor 2 Tahun 2026, dan Nomor 400.1/857/SJ tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 Hijriah

Berdasarkan edaran tersebut, kegiatan belajar mandiri dilaksanakan pada 18, 19, 20, dan 21 Februari 2026. Pada tanggal tersebut, murid belajar di lingkungan keluarga, tempat ibadah, maupun masyarakat sesuai penugasan dari sekolah.

Memasuki 23 Februari hingga 14 Maret 2026, kegiatan pembelajaran kembali dilaksanakan di sekolah, madrasah, satuan pendidikan anak usia dini, maupun satuan pendidikan keagamaan. Selama Ramadan, sekolah juga diharapkan mengisi kegiatan dengan aktivitas yang meningkatkan iman dan takwa, pembentukan akhlak mulia, kepemimpinan, serta kepedulian sosial.

Selanjutnya, libur bersama Idulfitri ditetapkan pada 16, 17, 18, 19, dan 20 Maret 2026 serta 23, 24, 25, 26, dan 27 Maret 2026. Adapun kegiatan pembelajaran kembali dimulai pada 30 Maret 2026.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Saemina, saat diwawancarai Kendariinfo, Selasa (17/2/2026), mengatakan jadwal di daerah mengikuti ketentuan pemerintah pusat.

“Jadwal libur kita menyesuaikan surat edaran bersama tiga menteri. Untuk siswa, buatlah jadwal belajar secara sederhana dan bisa belajar bersama dengan teman-teman yang dekat dengan rumah siswa,” katanya.

Baca Juga:  BPOM Kendari Sidak Pedagang Takjil di Bundaran Gubernur, Incar Penyalahguna Zat Berbahaya

Ia mengimbau agar para siswa agar fokus dalam mempelajari mata pelajaran yang diajarkan di sekolah, dan giat beribadah selama bulan Ramadan.

“Serta ikuti kegiatan-kegiatan sosial dan kurangi aktivitas fisik yang menguras tenaga sehingga membatalkan ibadah puasa,” imbaunya.

Saemina berharap para pelajar di Kota Kendari dapat memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kualitas ibadah, sekaligus tetap menjaga semangat belajar meski ada penyesuaian jadwal selama bulan suci.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten